Saturday, 7 Rabiul Awwal 1442 / 24 October 2020

Saturday, 7 Rabiul Awwal 1442 / 24 October 2020

Gejalanya Mirip Covid-19, Influenza Marak Saat Pancaroba

Rabu 23 Sep 2020 12:52 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Pada masa pancaroba, sejumlah penyakit biasanya akan bermunculan, seperti influenza, batuk, dan demam berdarah. (Ilustrasi)

Pada masa pancaroba, sejumlah penyakit biasanya akan bermunculan, seperti influenza, batuk, dan demam berdarah. (Ilustrasi)

Foto: Pixabay
Dinkes Cilacap menyerukan masyarakat waspadai influenza saat musim pancaroba.

REPUBLIKA.CO.ID, CILACAP -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, mengimbau masyarakat mewaspadai sejumlah penyakit yang biasa muncul pada masa pancaroba. Influenza, yang memiliki gejala mirip dengan Covid-19, termasuk yang paling kerap terjadi saat pergantian musim.

"Berdasarkan prakiraan cuaca yang dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, saat sekarang telah memasuki masa pancaroba atau transisi dari musim kemarau menuju musim hujan," kata Kepala Dinkes Kabupaten Cilacap Pramesti Griana Dewi saat dihubungi di Cilacap, Rabu.

Pramesti mengatakan, pada masa pancaroba, sejumlah penyakit biasanya akan bermunculan, seperti influenza, batuk, dan demam berdarah. Dari sekian banyak penyakit yang sering muncul saat pancaroba, influenza yang disebabkan Rhinovirus merupakan penyakit yang paling umum terjadi.

photo
Gejala Covid-19 - (Republika)

"Akan tetapi, di saat pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, influenza tetap perlu diwaspadai karena gejalanya mirip dengan Covid-19 yang disebabkan oleh virus corona jenis baru, SARS-CoV-2, meskipun ada beberapa perbedaan," katanya.

Dalam hal ini, menurut Pramesti, kedua virus tersebut sama-sama menyerang saluran pernapasan. Bedanya, umumnya keluhan yang muncul pada influenza datang dari hidung atau tenggorokan atau saluran pernapasan atas, sedangkan Covid-19 lebih sering di saluran pernapasan bawah.

photo
Beda gejala alergi dengan Covid-19. - (Republika)

Menurut Pramesti, gejala influenza ditandai dengan bersin, hidung tersumbat, hidung beringus, sakit tenggorokan, batuk, mata berair, dan kadang demam. Sementara pada Covid-19 ada tiga gejala utama, yakni demam tinggi, batuk, dan sesak napas, namun kadang penderitanya bisa mengalami gangguan pengecapan atau penciuman, sakit kepala, sakit tenggorokan, nyeri otot, pilek, bahkan bisa mengakibatkan komplikasi, terutama pada lansia dan orang dengan kormobid (pasien dengan penyakit penyerta).

Gejala-gejala pada influenza biasanya muncul selang dua hingga tiga hari setelah terpapar atau tertular virus dari orang yang sedang sakit. Sementara itu, gejala Covid-19 biasanya muncul hingga 14 hari setelah terinfeksi.

"Oleh karena itu, masyarakat perlu menjaga imunitas serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) agar terhindar dari dua penyakit tersebut," kata Pramesti.

Menurut Pramesti, disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 juga dapat mencegah penularan virus influenza. Terkait dengan hal itu, dia mengimbau masyarakat untuk selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menggunakan masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

"Jika menderita gejala-gejala flu, sebaiknya segera datang ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pengobatan," katanya.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA