Monday, 12 Jumadil Akhir 1442 / 25 January 2021

Monday, 12 Jumadil Akhir 1442 / 25 January 2021

Kemenag Jatim: Belum Ada Laporan Pungli Bantuan Pesantren

Rabu 23 Sep 2020 12:49 WIB

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Ani Nursalikah

Kemenag Jatim: Belum Ada Laporan Pungli Bantuan Pesantren. Ilustrasi kegiatan pesantren

Kemenag Jatim: Belum Ada Laporan Pungli Bantuan Pesantren. Ilustrasi kegiatan pesantren

Foto: Antara/Anis Efizudin
Kemenag Jatim mengantisipasi pungli BOP Pesantren dengan menyebar surat peringatan.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Kepala Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Leksono mengaku belum menerima laporan terkait adanya pungutan liar (pungli) dalam penyaluran dana bantuan operasional (BOP) Covid-19 2020 ke pesantren dan madrasah.

Namun, terkait selentingan adanya pesantren-pesantren yang mengeluhkan pungli tersebut, Leksono mengaku mendengarnya. Utamanya di daerah lain.

"Kalau laporan secara resmi tidak ada. Tapi kalau selentang-selenting itu kami dengar," ujar Leksono dikonfirmasi Republika.co.id, Rabu (23/9).

Baca Juga

Leksono mengaku, terkait adanya selentingan pungli penyaluran BOP Covid-19 tersebut, ia langsung mengambil langkah antisipatif. Di antaranya dengan menyebarkan surat peringatan yang dialamatkan kepada Kanwil Kemenag di daerah-daerah yang ada di Jatim. Surat tersebut berisikan permintaan melakukan pemantauan secara ketat terkait penyaluran dana BOP Covid-19 ke pesantren dan madrasah.

"Kita beri surat peringatan itu diarahkan ke Kemenag daerah. Supaya Kemenag menindaklanjuti ke lembaga-lembaga. Supaya yang kabupaten biar urusan kabupaten," ujar Leksono.

Leksono mengaku juga langsung mengumpulkan ketua forum tingkat provinsi, baik itu organisasi maupun lembaga yang dipercaya pemerintah untuk menyalurkan dana BOP Covid-19. Rapat koordinasi yang digelar dimaksudkan untuk memperingatkan agar tidak terjadi penyelewengan atau pungutan dalam penyaluran dana BOP Covid-19.

Leksono menyatakan, hingga kini baru sedikit dana BOP Covid-19 yang cair dan disalurkan ke pesantren dan madrasah yang ada di Jatim. "Baru sekitar sepertiganya dari total dana bantuan. Tapi berapanya secara nominal kami belum tahu. Soalnya penyalurannya bukan lewat Kanwil Kemenag," kata dia.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA