Sunday, 14 Rabiul Akhir 1442 / 29 November 2020

Sunday, 14 Rabiul Akhir 1442 / 29 November 2020

Aneka Cara Kontrol Asupan Garam

Rabu 23 Sep 2020 12:31 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Garam (Ilustrasi). Ada banyak cara untuk mengurangi asupan garam dalam makanan sehari-hari.

Garam (Ilustrasi). Ada banyak cara untuk mengurangi asupan garam dalam makanan sehari-hari.

Foto: Pixabay
Asupan garam yang dianjurkan hanya lima gram per hari.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Asupan garam dibutuhkan tubuh terutama otot dan saraf agar bisa berfungsi normal. Namun, jumlahnya tak boleh berlebihan.

Konsumsi garam yang dianjurkan hanya lima gram atau satu sendok teh per hari. Pola diet seperti ini dapat menghindarkan orang dari risiko tekanan darah tinggi, strok, dan kondisi kesehatan berbahaya lainnya.

Park Sungjin, pemimpin grup band K-pop DAY6, misalnya, mengontrol asupan garam dengan tidak mengonsumsi sup dengan kandungan garam tinggi. Sungjin yang masih dalam pemulihan kondisi fisik melalui sebuah siaran di laman V Live belum lama ini mengaku sadar asupan garam berlebihan tak bagus untuk kesehatannya. Tak hanya itu, mengontrol asupan garam juga membantu menurunkan berat badannya.

Di sisi lain, sebenarnya masih ada cara lain untuk mengurangi asupan garam secara alami. Salah satunya dengan memantau atau bahkan menulis makanan yang dikonsumsi, jumlahnya, dan level sodium atau garamnya.

Pakar diet di North Dakota State University, Julie Garden-Robinson merekomendasikan aplikasi yang bisa membantu memantau asupan garam, seperti MyFitnessPal, Shopwell, dan Calorie Counter & Food Diary. Jika tak tahu fakta nutrisi makanan, Anda bisa menghindari sodium berlebihan dengan mengikuti akronim SCIP (smoked, cured, instant, and processed), yakni jauhi makan diasap, diawetkan, instan, dan diproses.

Makanan yang diproses menggunakan metode SCIP biasanya lebih banyak mengandung garam. Satu cangkir salmon asap misalnya, mengandung 1066 mg sodium, sementara salmon mentah kandungan sodiumnya 117 mg.

"Kita mungkin berpikir makanan mengandung garam di meja masalahnya, namun makanan olahan merupakan bagian terbesar dari natrium yang kami konsumsi," kata Robinson seperti dilansir dari Insider, Rabu.

Alternatif sehat yang dapat membantu menurunkan asupan natrium ialah menyiapkan makanan sendiri menggunakan bahan-bahan segar, tanpa garam, atau rendah natrium. Cara ini dapat memberi kendali paling besar atas berapa banyak natrium dalam makanan Anda.

Dalam memasak, daging atau kacang-kacangan bisa disiapkan menggunakan rempah-rempah seperti jintan dan cabai yang dapat memberi Anda banyak rasa tanpa harus melewati batas asupan garam harian. Tambahkan sedikit paprika dan bawang bombai yang ditumis tipis-tipis atau bahan lain untuk menambah cita rasa segar.

Coba kurangilah keju parut, karena biasanya kandungan natriumnya lebih banyak. Sementara itu, Certified Nutrition and Wellness Consultant Nutrifood, Moch. Aldis Ruslialdi menyarankan mengurangi asupan saos, kecap, atau sambal saat makan.

"Bisa mengurangi konsumsi produk olahan, menambahkan rempah-rempah (dalam masakan), bawang putih (untuk beberapa jenis masakan), jamur-jamuran, mengonsumsi makanan segar, seperti buah dan sayur atau memilih produk rendah garam," ujar dia.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA