Monday, 9 Rabiul Awwal 1442 / 26 October 2020

Monday, 9 Rabiul Awwal 1442 / 26 October 2020

Presiden Prancis: Kami Siap Berdialog soal Mediterania Timur

Rabu 23 Sep 2020 10:30 WIB

Red: Nur Aini

Presiden Prancis Emmanuel Macron

Presiden Prancis Emmanuel Macron

Macron meminta Turki memberikan klarifikasi tentang tindakannya di Libya dan Suriah

 

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Selasa (22/9) mengatakan pihaknya menghormati Turki dan siap berdialog dengan Turki tentang masalah Mediterania Timur.

“Kami menghormati Turki. Kami siap untuk berdialog. Tapi kami berharap Turki menghormati kedaulatan Eropa, hukum internasional, dan memberikan klarifikasi tentang tindakannya di Libya dan Suriah,” kata Macron, berbicara pada sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-75.

Baca Juga

Macron mengatakan komitmen untuk dialog yang efektif dan jelas di Mediterania Timur diperlukan "untuk menghindari ruang konfrontasi baru yang akan membahayakan hukum internasional."

"Yang kami butuhkan adalah rasa hormat terhadap hukum dan kerja sama internasional, rasa hormat antar sekutu," ujarnya.

Ketegangan baru-baru ini meningkat karena masalah eksplorasi energi di Mediterania Timur. Yunani, dengan dukungan Prancis, memperdebatkan kegiatan eksplorasi energi Turki di kawasan itu, mencoba mengklaim wilayah maritim Turki berdasarkan pulau-pulau kecil di dekat pantai Turki.

Turki, negara dengan garis pantai terpanjang di Mediterania, telah mengirimkan kapal bor untuk mengeksplorasi energi di landas kontinennya. Turki dan Republik Turki Siprus Utara memiliki hak di wilayah tersebut.

Untuk mengurangi ketegangan, Turki telah menyerukan dialog untuk memastikan pembagian yang adil dari sumber daya kawasan. Turki dan Prancis juga berselisih soal Libya, di mana Ankara mendukung pemerintah Tripoli yang sah dan diakui PBB, sementara Prancis mendukung pasukan milisi pemberontak jenderal Khalifa Haftar.

sumber : https://www.aa.com.tr/id/dunia/presiden-prancis-kami-menghormati-turki-dan-siap-berdialog-soal-mediterania-timur/1982478
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA