Sunday, 8 Rabiul Awwal 1442 / 25 October 2020

Sunday, 8 Rabiul Awwal 1442 / 25 October 2020

KOI Gelar Webinar Tantangan Perempuan Olahraga Indonesia

Rabu 23 Sep 2020 10:12 WIB

Rep: Fitrianto/ Red: Israr Itah

Menteri PPPA, Bintang Puspayoga.

Menteri PPPA, Bintang Puspayoga.

Foto: Dok Kementrian PPPA
Menteri Pemberdayaan Perempuan RI Bintang Puspayoga sebagai tampil sebagai pembicara.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komite Olimpiade Indonesia (KOI) pimpinan Raja Sapta Oktohari terus menjalani kegiatan di tengah pandemi Covid 19. Kali ini, Komisi Women In Sports KOI akan menggelar Webinar dengan tema Tantangan Perempuan Olahraga Indonesia Menghadapi Covid 19 pada Rabu (23/9). 

Webinar yang akan berlangsung mulai pukul 14.00 WIB itu akan diikuti 400 peserta dari kalangan induk organisasi (PB/PP), atlet, mantan atlet dan akademisi. "Ya, Komisi Women In Sports KOI akan menggelar webinar," kata Sekjen KOI, Ferry Kono dalam keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id, Selasa (22/9). 

Rencananya webinar akan diikuti Raja Sapta Oktohari dan Sesmenpora Gatot Dewa Broto. Selain itu menurut Ketua Komisi Women In Sports KOI, Susan Soebakti,  Menteri Pemberdayaan Perempuan Republik Indonesia, Bintang Puspayoga tampil sebagai pembicara sekaligus membuka webinar.

"Dua pembicara lainnya adalah pelatih atletik terbaik Asia, Eni Nuraini dan pemain timnas sepak bola putri, Viny Silfianus. Mereka sudah menyatakan konfirmasi kesediaan tampil dalam webinar," kata Susan. 

Susan yang juga mantan atlet tenis menjelaskan webinar ini sebagai bukti  KOI berkomitmen memperhatikan peran atlet perempuan Indonesia dalam mengangkat prestasi olahraga Indonesia.  

"Peran atlet perempuan Indonesia cukup besar. Mereka sudah membuktikan kemampuannya dengan meraih prestasi di kancah multi event seperti SEA Games, Asian Games maupun Olimpiade," jelasnya.

Sejumlah nama atlet perempuan yang pernah mengharumkan nama bnahsa Indonesia diantaranya, petenis Yayuk Basuki yang meraih gelar juara Asian Games Bangkok 1998,  pebulutangkis Susi Susanti juara Olimpiade Barcelona 1992, dan trio srikandi Lilis Handayani, Kusuma Wardhani dan Nurfitriyana yang meraih perak Olimpiade Seoul 1988.  

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA