Tuesday, 9 Rabiul Akhir 1442 / 24 November 2020

Tuesday, 9 Rabiul Akhir 1442 / 24 November 2020

Tanda Kiamat: Diangkatnya Pemimpin Dunia-Agama yang Bodoh

Selasa 22 Sep 2020 19:35 WIB

Rep: Fuji E Permana/ Red: Nashih Nashrullah

Terdapat banyak tanda-tanda kiamat baik tanda kecil ataupun tanda besar.  Ilustrasi pemimpin agama

Terdapat banyak tanda-tanda kiamat baik tanda kecil ataupun tanda besar. Ilustrasi pemimpin agama

Foto: Republika
Terdapat banyak tanda-tanda kiamat baik tanda kecil ataupun tanda besar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Ada banyak tanda kiamat baik tanda kecil atau besar yang disampaikan Rasulullah SAW dalam berbagai haditsnya. 

Di antaranya, sebuah hadits dalam kitab Shahih Muslim menceritakan bila hari kiamat sudah dekat, ilmu agama akan dicabut. Proses ilmu agama dicabut dimulai dari para ulama wafat kemudian diangkatnya pemimpin yang bodoh.  

عن أبي هريرة -رضي الله عنه وأرضاه-، عن النبي -صلى الله عليه وسلم- قال: "يتقارب الزمان، يُقْبَضَ الْعِلْمُ ، وَتَكْثُرَ الزَّلَازِلُ, ويلقى الشح، ويكثر الهرج"، قالوا: وما الهرج يا رسول الله؟ قال: "القتل القتل"

Baca Juga

Abu Hurairah berkata: Rasulullah SAW telah bersabda tentang tanda-tanda kiamat. Zaman (waktu) terasa dekat (ringkas), ilmu agama dicabut, banyaknya bencana atau kekacauan, kekikiran merajalela, dan banyak alharj. Para sahabat bertanya: Ya Rasulullah, apakah itu Al-Harj? Rasulullah menjawab: Pembunuhan." (HR Muslim)

Hadits lainnya dalam kitab Shahih Muslim menceritakan proses dicabutnya ilmu agama. Mulai dari wafatnya para ulama sampai diangkatnya pemimpin bodoh yang tersesat dan menyesatkan.

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ، قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ ‏ "‏ إِنَّ اللَّهَ لاَ يَقْبِضُ الْعِلْمَ انْتِزَاعًا، يَنْتَزِعُهُ مِنَ الْعِبَادِ، وَلَكِنْ يَقْبِضُ الْعِلْمَ بِقَبْضِ الْعُلَمَاءِ، حَتَّى إِذَا لَمْ يُبْقِ عَالِمًا، اتَّخَذَ النَّاسُ رُءُوسًا جُهَّالاً فَسُئِلُوا، فَأَفْتَوْا بِغَيْرِ عِلْمٍ، فَضَلُّوا وَأَضَلُّوا ‏"‏‏ 

Abdullah bin 'Amr bin Al 'Ash berkata: “Saya pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda: “Allah SWT menghapuskan ilmu agama tidak dengan cara mencabutnya secara langsung dari hati umat manusia. Tetapi Allah akan menghapuskan ilmu agama dengan mewafatkan para ulama, hingga tidak ada seorang ulama pun yang akan tersisa. Kemudian mereka akan mengangkat para pemimpin yang bodoh. Apabila mereka, para pemimpin bodoh itu dimintai fatwa, maka mereka akan berfatwa tanpa berlandaskan ilmu hingga mereka tersesat dan menyesatkan." (HR Muslim)

Dalam hadits serupa yang berbicara tentang tanda-tanda hari kiamat disebutkan, kebodohan merajalela, banyaknya orang yang meminum minuman keras, dan zina adalah tanda kiamat sudah dekat.

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : إِنَّ مِنْ أَشْرَاطِ السَّاعَةِ : أَنْ يُرْفَعَ العِلْمُ وَيَثْبُتَ الجَهْلُ ، وَيُشْرَبَ الخَمْرُ ، وَيَظْهَرَ الزِّنَا

Anas bin Malik berkata, “Rasulullah SAW bersabda: ‘Di antara tanda-tanda terjadinya hari kiamat yaitu diangkatnya ilmu, kebodohan merajalela, banyaknya orang yang meminum minuman keras, dan zina dilakukan dengan terang-terangan." (HR Muslim).

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA