Selasa 22 Sep 2020 17:47 WIB

DPRD Jabar Tekankan Pendidikan dan Kesehatan

Pembiayaan sektor pendidikan dan kesehatan harus diprioritaskan pada APBD-P 2020

Gedung DPRD Provinsi Jabar
Foto: Dedi Junaedi/REPUBLIKA
Gedung DPRD Provinsi Jabar

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- DPRD Provinsi Jabar menggelar penandatanganan nota kesepakatan dengan Kepala Daerah terkait Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (RKUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Provinsi Jabar Tahun Anggaran (TA) 2020.  Ajang itu menjadi agenda utama Sidang Paripurna DPRD Jabar, Senin malam (21/9).

Ketua DPRD Jabar Brigjen TNI (purn) Taufik Hidayat mengatakan, pihaknya telah berusaha keras untuk meninjau beberapa poin krusial sebelum kebijakan tersebut diputuskan. ‘’Ada beberapa poin krusial yang menjadi konsen kami (DPRD) terhadap kebijakan anggaran perubahan, dan kami minta untuk dipertimbangkan oleh Gubernur,’’ katanya.

Adapun catatan penting DPRD tersebut, kata Taufik, yakni meminta Gubernur Jabar agar semakin serius memerhatikan masalah (anggaran) pendidikan dan kesehatan. Diakui dia, merebaknya pandemi Covid-19 berimbas pada banyak sendi, termasuk pendidikan.

‘’Kita berharap kebijakan APBD Perubahan ini benar benar mengcover kebutuhan sektor pendidikan dan kesehatan,’’ tambah dia. Menurut Taufik yang juga Ketua DPD Gerindra Jabar itu, prioritas terhadap pendidikan dan kesehatan bukan tanpa alasan.

Sebab, kata dia, kedua sektor itu termasuk yang paling vital dan butuh perhatian serius. Penekanan terhadap sektor pendidikan dan kesehatan, papar dia, tidak bermaksud mengesampingkan urusan lainnya.

Hampir setiap menit, lanjut dia, banyak korban berjatuhan akibat Covid-19. Sementara pada waktu yang sama, ungkap dia, kegiatan pendidikan juga menemui banyak kendala yang berakibat pada terhambatnya proses belajar-mengajar baik di sekolah. Untuk itu, Taufik berharap semua pihak dapat memahami situasi ini, sehingga dapat bersama-sama mencari jalan keluarnya. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement