Selasa 22 Sep 2020 13:55 WIB

Seorang Bumil di Indramayu Terkonfirmasi Covid-19

ibu hamil terkonfirmasi Covid-19 diketahui saat berobat RSUD Ciereng Subang

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Ibu Hamil terjangkit Covid-19. Seorang ibu muda yang tengah hamil di Kabupaten Indramayu diketahui terkonfirmasi positif Covid-19. Penambahan satu pasien itu menggenapkan jumlah total pasien  terkonfirmasi mencapai 140 orang.
Foto: Republika
Ibu Hamil terjangkit Covid-19. Seorang ibu muda yang tengah hamil di Kabupaten Indramayu diketahui terkonfirmasi positif Covid-19. Penambahan satu pasien itu menggenapkan jumlah total pasien terkonfirmasi mencapai 140 orang.

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU -- Seorang ibu muda yang tengah hamil di Kabupaten Indramayu diketahui terkonfirmasi positif Covid-19. Penambahan satu pasien itu menggenapkan jumlah total pasien terkonfirmasi mencapai 140 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara, mengatakan, satu pasien yang terkonfirmasi tersebut yakni Ny R (32 tahun) dari Kecamatan Gantar.

Deden menjelaskan, pasien tersebut merupakan ibu hamil dengan usia kandungan 23 minggu. Yang bersangkutan mengalami keluhan perdarahan dan berobat ke RSUD Ciereng Subang pada 19 September 2020.

Dari hasil pemeriksaan swab, yang bersangkutan dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19."Saat ini pasien menjalani isolasi mandiri untuk menunggu RS rujukan siap. Untuk kontak erat masih dilakukan pendataan," kata Deden, Selasa (22/9).

Dengan penambahan kasus baru tersebut, maka total pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Indramayu hingga Senin (21/9) mencapai 140 orang. Dari jumlah itu, pasien yang masih menjalani perawatan di rumah sakit ataupun menjalani isolasi mandiri mencapai 25 orang, pasien sembuh sebanyak 106 orang dan pasien meninggal dunia ada sembilan orang.

Sementara itu, pemeriksaan swab terhadap warga terus dilakukan. Tercatat sudah ada 7.172 warga di Kabupaten Indramayu yang menjalani pemeriksaan swab. Kegiatan itu salah satunya dilakukan terhadap para pegawai di lingkungan Setda Indramayu setelah adanya dua ASN yang terdeteksi positif Covid-19.

"Kami meminta masyarakat untuk terus menerapkan 3M dalam pencegahan Covid-19, yakni mencuci tangan dengan sabun, memakai masker dan menjaga jarak," tandas Deden. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement