Thursday, 5 Rabiul Awwal 1442 / 22 October 2020

Thursday, 5 Rabiul Awwal 1442 / 22 October 2020

Covid-19 di Pabrik Epson Bermula dari Kunjungan Pihak Luar

Senin 21 Sep 2020 15:53 WIB

Rep: Uji Sukma Medianti/ Red: Friska Yolandha

Ilustrasi Covid-19

Ilustrasi Covid-19

Foto: Pixabay
Pada awal September ada pertemuan di pabrik bersama pihak luar.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Ratusan karyawan PT Indonesia Epson Industry di kawasan EJIP, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, terkonfirmasi positif Covid-19. Kasus di pabrik tersebut bermula dari kunjungan pihak liar.

Total karyawan Epson yang terkonfirmasi positif Covid-19 per Senin (21/9) mencapai 369 orang. Juru Bicara Satgas Covid-19, Kabupaten Bekasi, dr Alamsyah, menuturkan kasus positif ini bermula dari pertemuan pihak eksternal ke dalam pabrik pada awal September lalu.

"Ternyata, awalnya adalah di awal September ada pertemuan di sana. Ada narasumber dari luar, tanpa Gejala (OTG), mungkin pada saat itu sudah terkonfirmasi tapi OTG," jelas Alamsyah kepada wartawan, Senin (21/9).

Baca Juga

Setelah interaksi dalam pertemuan itu, kemudian muncul beberapa gejala dari karyawan pabrik printer tersebut. Selanjutnya, dilakukan pemeriksaan berupa tes cepat/rapid.

"Ada beberapa reaktif. Dan diadakan swab, pada saat itu yang awal 6 terkonfirmasi positif," ujarnya.

Selanjutnya, pada Sabtu (12/9), pihak perusahaan mengadakan tes yang lebih masif. Hasilnya, ada 26 kasus positif yang kemudian berkembang menjadi lebih banyak menjadi 190 orang.

"Kemarin, hari Ahad itu sudah 352, dan update beberapa jam yang lalu sudah 369 dari 4.000 karyawan yang sudah diperiksa," terangnya.

Alamsyah menyebut, pihaknya sudah melakukan tracing kepada keluarga karyawan yang positif. Rata-rata para karyawan Epson berdomisili di Cikarang Utara, Cikarang Selatan, Serang Baru, Cikarang Barat, dan Cibitung.

"Walau belum selesai semua, kontak erat di lapangan akan di-swab," ujarnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA