Friday, 13 Rabiul Awwal 1442 / 30 October 2020

Friday, 13 Rabiul Awwal 1442 / 30 October 2020

Utusan Pentagon Temui Prabowo Bahas Laut China Selatan

Sabtu 19 Sep 2020 10:40 WIB

Red: Muhammad Subarkah

Suasana laut Cina selatan (ilustrasi)

Suasana laut Cina selatan (ilustrasi)

Foto: Anadolu Agency
Utusan Kemenhan AS dan Menhan Prabowo Subianto sepakat melanjutkan kerja sama latihan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Utusan Kementerian Pertahanan Amerika Serikat James H Anderson melakukan kunjungan ke Indonesia untuk menemui Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Seperti dilansir Anadolu Agency dengan mengutip keterangan resmi Kementerian Pertahanan AS yang dirilis pada Kamis, Anderson menyampaikan solidaritas kepada Indonesia untuk bersama-sama melawan Covid-19 dan juga memastikan komitmen Pentagon memperkuat kerja sama antar-kedua negara di bidang pertahanan.

Anderson dan Menteri Prabowo sepakat melanjutkan kerja sama latihan militer bersama jika kondisi telah memungkinkan.

Keduanya seperti dikutip dalam rilis resmi, juga membahas mengenai isu di kawasan di antaranya mengenai Laut China Selatan, ancaman siber, investasi di Indonesia dan pemberantasan terorisme.

Selain bertemu dengan Prabowo Subianto, Anderson juga menemui menteri lainnya yakni Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi, Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan serta Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Hingga saat ini Juru Bicara Menteri Pertahanan Indonesia Dahnil Anzar Simanjuntak dan Kementerian Luar Negeri indonesia tidak merespons saat ditanyakan mengenai pertemuan tersebut.

Tidak hanya menerima kunjungan utusan Kementerian Pertahanan AS, pada 9 September lalu Menhan China juga menyambangi Menhan Indonesia Prabowo Subianto.

Pertemuan itu disebut membahas mengenai kondisi di kawasan yakni mengenai Laut China Selatan.

Kedua negara tampak mencari kawan dalam persaingan sengitnya di Laut China Selatan.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA