Wednesday, 4 Rabiul Awwal 1442 / 21 October 2020

Wednesday, 4 Rabiul Awwal 1442 / 21 October 2020

KKSB Kembali Serang Warga Sipil

Jumat 18 Sep 2020 06:56 WIB

Rep: Ronggo Astungkoro/ Red: Muhammad Hafil

KKSB Kembali Serang Warga Sipil. Foto: Ilustrasi Penembakan

KKSB Kembali Serang Warga Sipil. Foto: Ilustrasi Penembakan

Foto: Pixabay
Warga sipil diserang KKSB.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) kembali menyerang warga sipil di Papua. Kali ini korban merupakan seorang tukang ojek bernama Badawi (51 tahun) yang meninggal dunia akibat serangan di Bilogai, Sugapa, Intan Jaya, Papua.

Penyerangan itu terjadi pada Kamis (17/9) sekitar pukul 10.50 WIT, tepatnya di belakang SD YPPK Santo Misael. Korban beralamat di Kompleks Masjid Kampung Yokatapa. Korban terluka berat akibat diserang menggunakan senjata tajam berupa parang. Karena kehabisan darah, akhirnya korban meninggal dunia di tempat.

Korban dievakuasi oleh masyarakat setempat bersama aparat TNI-Polri e Puskesmas Bilogai menggunakan kendaraan roda empat milik pasturan. Di Puskesmas Bilogai, korban ditangani oleh tim medis.

Penyerangan terhadap masyarakat sipil ini hanya berselang tiga hari dari kejadian penyerangan sebelumnya, yakni pada Senin (14/9). Kejadian sebelumnya mengakibatkan dua orang warga sipil menjadi korban. Keduanya masih dirawat di RSUD dan RSMM Timika.

Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III, Kolonel Czi IGN Suriastawa, mengatakan, aparat keamanan sedang melakukan pencarian dan pengejaran terhadap pelaku. Menurut dia, situasi di Sugapa tetap normal. Meski begitu masyarakat dihimbau untuk tetap waspada.

"Kami menyayangkan kejadian penyerangan terhadap warga sipil yang tak berdosa dan mengharapkan aksi-aksi keji semacam ini bisa dihentikan agar masyarakat Papua bisa hidup tenang dan damai," jelas Suriastawa berdasarkan keterangan pers, Kamis (17/9).

Pihak TNI menyatakan akan menanggung semua biaya perawatan dua orang korban penembakan yang dilakukan oleh kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di Papua. Keduanya menjalani perawatan di Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) Kuala Kencana dan RSUD Mimika.

"Semua biaya perawatan kedua korban sampai sembuh dan kepada keluarga diberikan bantuan dan dana tali asih untuk membantu penyembuhan dan menopang kehidupan selama korban berada di rumah sakit," ujar Asops Kaskogabwilhan III, Brigjen TNI Suswatyo, dalam keterangan pers, Rabu (16/9).

Suswatyo bersama dengan beberapa personel TNI dari Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III menjenguk dua korban tersebut di RSMM Kuala Kencana dan RSUD Mimika pada Selasa (15/9) lalu. Dari kunjungan tersenut diketahui kedua korban sipil tersebut telah menjalani operasi dan sudah dalam kondisi stabil.
 
Kegiatan diawali dengan kunjungan kepada korban Fathur Rahman (23 tahun) di Ruang ICU RSMM. Fathur mengalami luka tembak di perut serta sabetan senjata tajam di bagian dahi dan hidung. Selanjutnya kunjungan kepada korban Laode Anas Munawir (33 tahun) di RSUD Mimika yang mengalami luka tembak di lengan kanan.

"Kedua Korban adalah penduduk sipil Kampung Yokatapa, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya," jelas Suswatyo.
 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA