Monday, 4 Safar 1442 / 21 September 2020

Monday, 4 Safar 1442 / 21 September 2020

In Picture: Nestapa Pencari Suaka di Kamp Pengungsi Moria

Rabu 16 Sep 2020 23:04 WIB

Red: Edwin Dwi Putranto

Foto: REUTERS/Elias Marcou
Kamp Moria telah menjadi tempat tinggal sementara bagi 12 ribu orang lebih pengungsi.

REPUBLIKA.CO.ID, Kebakaran hebat melanda kamp pengungsi di Moria, Lesbos, Yunani pada pekan lalu. Dilansir kantor berita Reuters, akibat kebakaran tersebut, 12 ribu orang terpaksa tidur di jalanan dan kehilangan akses untuk makanan dan air bersih. hingga senin malam waktu setempat, 800 orang telah dipindahkan ke kamp sementara. 

Kamp Moria menjadi tempat tinggal sementara bagi 12 ribu orang lebih pengungsi yang berusaha untuk mencari suaka ke berbagai negara di Eropa. Kebanyakan dari mereka berasal dari Afganistan, Suriah dan negara-negara di Afrika. 

Kamp Moria dinilai tidak layak huni karena kapasitas kamp ini sebenarnya hanya untuk 2200 orang. Kelebihan daya tampung telah menyebabkan berbagai masalah mulai dari sulitnya pemenuhan kebutuhan pokok, kesehatan, hingga masalah sanitasi.  

Sejak 2015, kamp Moria telah menampung para pengungsi yang menginginkan suaka ke berbagai daratan Eropa. Bertambah setiap tahunnya, Moria kini terasa sesak dan pengungsi telah kehilangan kesabaran untuk bertahan di kamp itu. 

Masalah pengungsi dan migran telah menjadi bencana bagi Yunani. Penolakan dari penduduk Lesbos juga terjadi karena ketakutan mereka akan adanya pemukiman permanen dan pusat penerimaan migran baru di kota mereka.

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA