Saturday, 2 Safar 1442 / 19 September 2020

Saturday, 2 Safar 1442 / 19 September 2020

Satu Pegawai KPU Indramayu Terkonfirmasi Positif Covid-19

Rabu 16 Sep 2020 21:19 WIB

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Andi Nur Aminah

Ilustrasi Covid-19

Ilustrasi Covid-19

Foto: Pixabay
Swab massal pun akan dilakukan terhadap pegawai lainnya.

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU -- Satu orang staf pegawai di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Indramayu dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Swab massal pun akan dilakukan terhadap pegawai lainnya.

Baca Juga

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara, menyebutkan, pegawai KPU itu berinisial Tn WH (44 tahun) dari Kecamatan Sindang. Pasien tersebut memiliki riwayat kontak erat dengan pasien terkonfirmasi di Kota Cirebon.

Dengan adanya temuan kasus tersebut, tim GTTP akan melakukan pemeriksaan swab massal terhadap pegawai KPU lainnya. Hal itu dinilai penting mengingat saat ini tahapan Pilkada Serentak 2020 Kabupaten Indramayu tengah berlangsung. "Besok (Kamis) di-swab 57 orang," ujar Deden, Rabu (16/9).

Tak hanya itu, lanjut Deden, disinfeksi kantor KPU Indramayu juga akan dilakukan. Dia sudah meminta agar desinfeksi ruangan dilakukan minimal 12 jam. 

Selain pegawai KPU Indramayu, GTTP juga mengumumkan penambahan dua kasus baru lainnya. Yakni, Tn IH (42 tahun) asal Kecamatan Indramayu dan Ny S (54 tahun) dari Kecamatan Indramayu. Deden menjelaskan, Tn IH merupakan seorang pegawai swasta dan pernah kontak erat dengan pasien terkonfirmasi di Kota Cirebon dan pasien PDP yang meninggal dunia. Yang bersangkutan juga  ada riwayat perjalanan ke Cirebon untuk mengurusi ibunya yang dirawat di RS Pelabuhan Cirebon.

TH diambil swabnya pada 14 September 2020. Hasilnya keluar pada 16 September 2020 dan dinyatakan terkonfirmasi Covid-19. "Saat ini pasien masuk isolasi RSUD Indramayu dan kontak erat masih dilakukan pendataan," terang Deden.

Selanjutnya untuk pasien Ny S adalah kontak erat dari pasien terkonfirmasi dai pasien sebelumnya. Tidak ada riwayat perjalanan,  pada saat tracking dilakukan pengambilan swab dan hasilnya dinyatakan terkonfirmasi Covid-19. "Saat ini pasien isolasi di RSUD Indramayu dan kontak erat masih didata,"tutur Deden. Dengan penambahan tiga kasus baru tersebut, maka jumlah total terkonfirmasi di Kabupaten Indramayu hingga Rabu (16/9) mencapai 125 orang. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA