Sunday, 3 Safar 1442 / 20 September 2020

Sunday, 3 Safar 1442 / 20 September 2020

Pandemi, Anna Sui Kedepankan Kenyamanan Berbusana

Rabu 16 Sep 2020 19:32 WIB

Red: Reiny Dwinanda

 Model memperagakan kreasi desainer AS Anna Sui di New York Fashion Week Spring 2020, New York, AS, 9 September 2019. Tahun ini, Anna menghadirkan rancangan yang nyaman dan serbaguna tanpa banyak ornamen dengan nuansa bunga aster.

Model memperagakan kreasi desainer AS Anna Sui di New York Fashion Week Spring 2020, New York, AS, 9 September 2019. Tahun ini, Anna menghadirkan rancangan yang nyaman dan serbaguna tanpa banyak ornamen dengan nuansa bunga aster.

Foto: EPA
Busana terbaru rancangan Anna Sui hadir tanpa banyak ornamen.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Perancang busana asal Amerika Serikat Anna Sui selalu menampilkan koleksi yang memberikan kesan feminin dan lembut di pagelaran New York Fashion Week. Pada tahun ini, meski harus menggelar pagelaran busana secara digital, Anna Sui menampilkan koleksi yang identik dengan kelembutan perempuan dengan mengusung nuansa bunga aster yang diberi nama "The Heartland Collection".

Terinspirasi dari kondisi akibat pandemi, Anna merancang koleksi busana wanita siap pakai yang menurutnya dapat dikenakan dalam segala suasana. Menurutnya, karyanya kali ini cocok juga dipakai ketika hendak mengikuti rapat melalui video konferensi.

"'The Heartland Collection' menampilkan serangkaian produk yang kita butuhkan sekarang, koleksi yang nyaman dan serbaguna tanpa banyak ornamen," jelas Anna dalam sebuah unggahan di media sosial Instagram miliknya.

Gaun pinafore yang terinspirasi dari apron, jaket berlapis, celana pendek, gaun maksi untuk daster, topi dan kaus berhias bordiran aneka kembang.

"Semua yang dapat dikenakan di sekitar rumah atau bahkan ketika mengikuti Zoom," ujar Anna.

Anna mengatakan bahwa dia memikirkan pakaian dengan nuansa tenun buatan tangan serta penggunaan renda dan trim lubang (eyelet) yang memberikan kesan feminin, namun tetap nyaman dikenakan untuk sehari-hari.

"Dengan mengubah kaos lama yang ditata ulang dengan teknik tie-dye, dan saya mendapat inspirasi dari barang-barang cantik buatan tangan seperti selimut quilt antik yang saya lihat di sebuah film Cekoslowakia tahun 1966 berjudul Daisy," kata Anna.

Untuk tata rias, Anna kembali bekerja sama dengan penata rias Pat McGrath yang menghidupkan "fantasi bunga" dengan rangkaian bunga aster yang menghiasi wajah para model untuk menambahkan sentuhan imajinasi.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA