Sunday, 10 Safar 1442 / 27 September 2020

Sunday, 10 Safar 1442 / 27 September 2020

Ma'ruf Amin Harap Kiprah NU Makin Mendunia

Rabu 16 Sep 2020 01:55 WIB

Red: Ani Nursalikah

Ma'ruf Amin Harap Kiprah NU Makin Mendunia. Wakil Presiden Republik Indonesia Maruf Amin.

Ma'ruf Amin Harap Kiprah NU Makin Mendunia. Wakil Presiden Republik Indonesia Maruf Amin.

Foto: Dok. Wasetpres
NU adalah jam'iyatul islahih atau organisasi perubahan yang membawa perbaikan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden Ma'ruf Amin berharap Nahdlatul Ulama (NU) dapat berkiprah dan membawa perubahan lebih baik di tingkat dunia. Hal ini termasuk menjalin kerja sama internasional untuk menyelesaikan persoalan dalam negeri, khususnya di periode 100 tahun kedua ormas tersebut berdiri.

Baca Juga

"Kalau di periode 100 tahun pertama kita lebih banyak berkiprah di dalam negeri secara nasional, maka di periode 100 tahun kedua ini, kita harapkan NU berkiprah di dunia global karena NU memang memiliki tugas-tugas global," kata diadalam sambutannya pada web seminar Rois Syuriah Pengurus Cabang Istimewa NU Antarnegara yang diselenggarakan secara daring, Selasa (15/9).

Di hadapan perwakilan dan pengurus PCI NU di berbagai negara, dia mengingatkan kembali keberadaan NU di Indonesia adalah sebagai organisasi kemasyarakatan yang membawa perubahan lebih baik. Ia mengatakan NU adalah jam'iyatul islahih atau organisasi perubahan yang membawa perbaikan. Oleh karena itu, dia menyatakan paradigma NU yakni al ishlah ila ma huwal ishlah tsummal ashlah fal ashlah atau perubahan berkelanjutan.

Selain itu, NU juga al muhafadzah alal qadimisshalih atau merawat tradisi dan wal akhdu biljadidil ashlah atau bertransformasi menjadi lebih baik. "NU juga melakukan perubahan ke arah yang lebih baik secara keberlanjutan, secara sustainable. Artinya ya melakukan inovasi berkelanjutan melalui perbaikan berkelanjutan," katanya.

Oleh karena itu, menjelang periode 100 tahun kedua, Ma'ruf berharap NU dapat lebih banyak menyumbangkan ide-ide strategis dalam rangka mencari solusi atas berbagai persoalan global, khususnya di bidang sosial dan ekonomi. "Oleh karena itu, banyak hal yang kita harus ambil bagian di dalam rangka perbaikan kehidupan dunia, seperti banyaknya konflik, kesulitan ekonomi akibat resesi, sehingga perlu adanya kerja sama global yang lebih baik lagi," ujarnya.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA