Wednesday, 13 Safar 1442 / 30 September 2020

Wednesday, 13 Safar 1442 / 30 September 2020

Lansia Semangat kelola Kebun Gizi Program Rumah Zakat

Selasa 15 Sep 2020 20:00 WIB

Red: Hiru Muhammad

Sebuah penelitian yang dilakukan National University Healthcare System (NUHS) dan The National Parks Board, yang melibatkan 69 partisipan dengan usia antara 60 hingga 85 tahun menyatakan, aktivitas berkebun bisa meningkatkan kesejahteraan psikologis.

Sebuah penelitian yang dilakukan National University Healthcare System (NUHS) dan The National Parks Board, yang melibatkan 69 partisipan dengan usia antara 60 hingga 85 tahun menyatakan, aktivitas berkebun bisa meningkatkan kesejahteraan psikologis.

Foto: istimewa
Aktivitas berkebun juga membuat para lansia terhubung secara sosial

REPUBLIKA.CO.ID, KENDARI, RUMAH ZAKAT–-Sebuah penelitian yang dilakukan National University Healthcare System (NUHS) dan The National Parks Board, yang melibatkan 69 partisipan dengan usia antara 60 hingga 85 tahun menyatakan, aktivitas berkebun bisa meningkatkan kesejahteraan psikologis.

Selain itu, aktivitas berkebun juga membuat para lansia terhubung secara sosial. Hal tersebut nampaknya benar terbukti dan terjadi kepada para lansia yang beraktivitas di kebun gizi lansia yang diinisiasi oleh Rumah Zakat. Hampir setiap hari lansia yang berasal dari kelompok Tepule maupun Pasir Putih, Kota Kendari beraktivitas di kebun gizi. "Saya kalau pulang jualan mampir dulu di kebun. Nanti selesai sholat asar rasanya sudah tidak tahan ingin segera ke kebun," ujar Siti Hajrah.

Tempo pernah melansir, pada tahun 2013 peneliti dari Karolinska University Hospital di Stockholm juga menemukan hal senada. Kegiatan berkebun mampu menaikkan harapan hidup para lansia. Penelitian yang berlangsung selama 12 tahun itu dilakukan di Swedia terhadap 4.232 orang dengan usia diatas 60 tahun.

Kesimpulannya, aktivitas berkebun mampu menurunkan resiko terkena serangan jantung hingga 27 persen. Aktivitas berkebun menurut Hilda Burke seorang Psikiater mampu membuat lansia menjadi lebih sabar dan penuh kasih. Ini karena aktivitas berkebun secara tidak langsung menghubungkan manusia dengan bumi.

Bersentuhan dengan tanah, memelihara bibit, menanam sesuatu, sabar menunggu hasil, menawarkan pelajaran berharga bagi kehidupan pribadi seseorang. Selain itu, aktivitas berkebun juga mampu menjadi sarana olah raga dan penyegaran pikiran sekaligus mempertajam daya ingat. Dengan demikian aktivitas berkebun mampu mengurangi resiko demensia atau kepikunan pada lansia.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA