Monday, 4 Safar 1442 / 21 September 2020

Monday, 4 Safar 1442 / 21 September 2020

MU dan Man City tak Tertarik, Ini Alasan Kane Sepi Peminat

Selasa 15 Sep 2020 20:00 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Pemain Tottenham Harry Kane (kiri).

Pemain Tottenham Harry Kane (kiri).

Foto: Pool Photo via AP
Sebagai bomber asli Inggris, seharusnya Kane sudah meninggalkan Spurs.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Pundit sepak bola asal Inggris, Paul Merson menyarankan jika kedua klub asal Manchester, seharusnya mendatangkan penyerang Tottenham Hotspur, Harry Kane, pada bursa transfer kali ini.

Setelah mendatangkan Donny van de Beek, dan menargetkan Jadon Sancho. Manchester United (MU) dikabarkan terus mencari sosok penyerang tengah yamg klinis di depan bibir gawang lawan.

"Manchester United berteriak mencari penyerang tengah yang rajin mencetak gol, dan jika saya jujur, saya pikir Man City juga. Jika Sergio Aguero cedera, mereka kehilangan banyak peluang," kata Merson dilansir Sky Sports, Selasa (15/9).

Merson mengakui dirinya sangat mengidolakan penyerang Spurs, Kane. Oleh karena itu menyarankan agar pemain asal Inggris itu harus segera meninggalkan London Utara dan berlabuh ke tim yang lebih besar.

"Apa yang akan Anda menangkan di Tottenham? Dia salah satu yang terbaik dalam urusan mencetak gol, dia mencetak 30 gol dalam satu musim dan tidak mendapatkan peluang untuk memenangkan trofi, apa gunanya berada di sana?," sambung Merson.

Lebih lanjut, Merson bertanya-tanya mengapa saat ini tal ada tim yang berniat menggaet Kane. Padahal dengan ketajamannya di depan gawang lawan akan sangat cocok bagi MU danan City.

"Saya tak paham mengapa tak banyak klub yang ingin merekrut Kane."

Cukup dimengerti sepinya peminat bagi penyerang 27 tahun itu lantaran Kane kerap keluar masuk meja operasi. Bahkan, pada musim Liga Primer Inggris musim lalu, Kane harus menepi lantaran mengalami cedera hamstring.

Itu bukanlah pertama kalinya Kane mengalami cedera hamstring. Pada Oktober 2017 cedera yang sama juga memaksa Kane untuk absen.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA