Tuesday, 12 Safar 1442 / 29 September 2020

Tuesday, 12 Safar 1442 / 29 September 2020

Fasilitas Karantina Covid-19 di Manokwari Penuh

Selasa 15 Sep 2020 15:08 WIB

Red: Esthi Maharani

Petugas Satuan Lalu Lintas Polres Sorong Kota (kiri) mengingatkan pentingnya penggunaan masker kepada warga

Petugas Satuan Lalu Lintas Polres Sorong Kota (kiri) mengingatkan pentingnya penggunaan masker kepada warga

Foto: ANTARA/Olha Mulalinda
30 kamar yang dipakai untuk karantina pasien Covid-19 di Manowari sudah terisi

REPUBLIKA.CO.ID, MANOKWARI - Fasilitas karantina pasien Covid-19 yang dipersiapkan pemerintah Kabupaten Manokwari saat ini penuh. Padahal kasus konfirmasi positif di wilayah ini terus mengalami peningkatan.

"Sesuai informasi yang saya dapat dari teman-teman Satgas Covid-19 kapasitas fasilitas karantina di Manokwari ada 40 kamar. Dari jumlah itu hanya 30 yang bisa dipakai dan 30 itu semua sudah terisi," ucap Juru Bicara Pemerintah Provinsi Papua Barat untuk Percepatan Penanganan Covid-19, Arnoldus Tiniap, Selasa (15/9)

Dia menyebutkan, selain gedung karantina kabupaten, pasien Covid-19 di Manokwari ditampung di rumah sakit umum (RSU) provinsi serta RSUD Manokwari. Tidak sedikit pula, warga positif Covid-19 di daerah ini yang masih menjalani isolasi mandiri.

"Kalau yang isolasi mandiri itu suatu saat kondisinya memburuk dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit atau puskesmas, mungkin dalam bulan ini semua faskes baik rumah sakit atau pun puskesmas akan penuh semua," ucap Arnold lagi.

Tiniap mengutarakan, di RSU Papua Barat saat ini masih perawat 13 pasien. Beberapa waktu lalu dua orang terpaksa dirujuk ke RSUD Manokwari karena mengalami gejala yang cukup berat.

Kasus Covid-19 di Papua Barat termasuk Manokwari, sebut Arnold, terus mengalami peningkatan sejak pertengahan Agustus 2020. Dalam tiga hari terakhir terjadi peningkatan cukup signifikan.

"Dalam kondisi sekarang ini, kita prediksi suatu saat kita akan kewalahan baik dari sisi tenaga kesehatan maupun daya tampung faskes. Bahkan bisa saja kita close. Kalau faskes penuh semua, lalu tenaga kesehatan terpapar maka layanan kesehatan bisa tutup," ujarnya lagi.

Sesuai data Satgas Covid-19 pernah 14 September 2020, kasus konfirmasi positif di Papua Barat saat ini sudah mencapai 1.185 orang. Dari jumlah itu 691 berhasil sembuh dan 24 orang meninggal dunia.

Dalam beberapa pekan terakhir, penambahan cukup signifikan terjadi di Kota Sorong, Teluk Bintuni, Manokwari, Kabupaten Sorong, Raja Ampat, Sorong Selatan, Fakfak dan Teluk Wondama.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

 

BERITA LAINNYA