Saturday, 14 Rabiul Awwal 1442 / 31 October 2020

Saturday, 14 Rabiul Awwal 1442 / 31 October 2020

Hari Ini, Kabupaten Sukabumi Bertambah Satu Kasus Positif

Senin 14 Sep 2020 23:39 WIB

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Petugas medis (kanan) merawat pasien di ruang rawat isolasi COVID-19.

Petugas medis (kanan) merawat pasien di ruang rawat isolasi COVID-19.

Foto: Antara/Syifa Yulinnas
Total warga Kabupaten Sukabumi yang tertular Covid-19 121 orang

REPUBLIKA.CO.ID,  SUKABUMI -- Jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sukabumi bertambah satu orang, Senin (14/9). Sehingga jumlah warga yang positif Covid-19 menjadi 121 orang.

"Hari ini ada penambahan satu pasien positif Covid-19,'' ujar juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi, Harun Alrasyid, Senin. Penambahan positif Covid-19 adalah perempuan berusia 59 tahun warga Kecamatan Parungkuda.

Data yang diperoleh warga ini tidak bepergian ke luar daerah. Namun warga tersebut pernah mengikuti kegiatan acara keagamaan.

Harun mengungkapkan, dari 121 kasus positif sebanyak tujuh orang menjalani isolasi, enam orang karantina, 105 orang sembuh, dan tiga orang meninggal dunia.

Selain itu kata Harun, pada Senin ini tidak ada penambahan kasus suspect. Total jumlah kasus suspect mencapai sebanyak 4.744 orang yakni isolasi 9 orang, karantina 1 orang, dan discarded 4.734 orang.

Harun menuturkan, tercatat ada sebanyak 33 kasus probable yakni 32 orang meninggal dunia dan satu selesai pengawasan. Terakhir ada sebanyak 641 orang kontak erat dalam Covid-19.

"Di mana pada Senin ini ada penambahan sebanyak 23 orang," kata Harun. Rinciannya sebanyak 115 orang karantina dan sebanyak 526 orang discarded.

Di sisi lain, jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Sukabumi pada Senin ini tidak ada penambahan. "Dari 170 kasus positif sebanyak 154 orang sudah sembuh," ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Sukabumi, Wahyu Handriana.

Sementara yang masih dalam tahap isolasi hanya sebanyak 16 oraang dan tidak ada yang meninggal dunia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA