Senin 14 Sep 2020 22:19 WIB

Perhatikan Kehalalan Makanan yang Jadi Selera Anak

Perlu peran dari orang tua untuk memilihkan makanan yang halal dan sehat untuk anak.

Perhatikan Kehalalan Makanan yang Jadi Selera Anak. Halal dan haram.
Foto: Blogspot.com
Perhatikan Kehalalan Makanan yang Jadi Selera Anak. Halal dan haram.

REPUBLIKA.CO.ID,Oleh: Arini Retnaningsih

Jenis makanan seperti permen, jeli, snack, cokelat, permen lunak, marshmallow, dan aneka biskuit menjadi favorit bagi sebagian besar anak-anak kita. Sedangkan untuk minuman, berbagai minuman warna-warni dengan aneka rasa selalu menjadi proiritas yang mereka gemari. Kebanyakan makanan dan minuman tersebut dijajakan secara bebas di toko-toko dan warung-warung.

Sejalan dengan selera itu, para produsen pun berlomba menawarkan aneka produk mereka dengan tampilan yang menarik dan warna-warni. Mereka juga menampilkan tokoh kegemaran anak-anak dalam kemasan dan memberikan iming-iming hadiah. Berbagai promosi juga ditampilkan di TV dengan gaya yang sangat disukai.

Permen

Permen menjadi salah satu makanan paling digemari anak kita. Rasanya yang manis dan tersedia dalam berbagai pilihan rasa kesukaan anak, tidak jarang membuat anak-anak ketagihan. Apalagi dengan terus berkembangnya teknologi. Permen dapat dibuat dengan berbagai bentuk dan tekstur.

Melihat bagaimana anak begitu menyukai permen amatlah mudah. Cobalah tengok gigi mereka. Hampir tidak ada anak yang giginya masih utuh di usia lima tahun. Memang inilah salah satu efek buruk permen bagi anak. Anak yang belum bisa atau terbiasa menggosok gigi tidak dapat membersihkan sisa-sisa permen, terutama permen empuk, yang menempel pada gigi. Sisa permen yang manis akan difermentasi bakteri menghasilkan asam. Asam mengikis lapisan email gigi dan menyebabkan keropos atau gigi belubang.

Dari segi kehalalannya, permen lunak cenderung memiliki peluang lebih besar tersusupi komponen tidak halal. Permen ini tidak hanya terdiri dari gula dan perisa seperti pada permen keras, tetapi juga ditambahkan bahan pengenyal. Pengenyal yang umum dipakai adalah gum dan gelatin.

Gum terbuat dari getah tumbuhan sehingga aman ditambahkan. Namun permen lunak akan menjadi bermasalah bila yang ditambahkan adalah gelatin. Berasal dari binatang apa dan bila sapi, bagaimana disembelihnya ?

Makanan manis lain yang menjadi tren di kalangan anak-anak adalah marshmallow. Tekstur kenyalnya didapat dengan menambahkan gelatin. Umumnya marshmallow yang beredar di pasaran berasal dari produk impor. Karena itu peluang gelatin yang digunakan berasal dari binatang tidak halal cukup besar. Sebaiknya orangtua lebih cermat memperhatikan komposisi bahan dan tinggalkan bila ada yang meragukan.

Jeli

Perhatian khusus perlu diberikan kepada jeli yang kenyal. Bahan yang digunakan bisa dari tepung konyaku atau gelatin. Tepung konyaku berasal dari sejenis umbi-umbian sehingga aman dari sisi kehalalan dibandingkan dengan yang menggunakan gelatin.

Bahan yang perlu dicermati dalam jeli adalah perisa, pewarna, dan pemanis buatan yang digunakan. Selain berpeluang tidak halal, penggunaan bahan-bahan sintetis terutama untuk anak-anak dapat menimbulkan dampak gangguan kesehatan di kemudian hari. Jangan membeli hanya karena harganya murah atau karena anak suka. Pertimbangkan juga efeknya terhadap anak-anak yang kita sayangi.

Snack

Snack disukai anak-anak karena renyah dan gurih. Dengan berbagai rasa seperti sapi panggang, ayam, rumput laut, piza dan sebagainya, makanan ini tidak terpisahkan lagi dari anak-anak. Namun hati-hati, jangan membiarkan anak mengkonsumsi makanan jenis ini tanpa membatasinya.

Berbagai rasa pada snack didapatkan dari perisa plus MSG. Perisa daging perlu diwaspadai karena ada yang diekstrak dari bagian tubuh manusia seperti rambut dan bisa juga berasal dari binatang tertentu yang tidak halal.

Selain itu, MSG diindikasikan memiliki berbagai dampak membahayakan terutama bagi anak-anak. Daya tahan tubuh mereka yang masih rendah menjadikan mereka lebih rentan terkena dampak tersebut dibandingkan orang dewasa. Selera makan anak juga dapat terganggu bila citarasa gurih MSG telah terlanjur terpatri di lidah anak. Makanan rumah akan dirasakannya hambar sehingga anak menjadi sulit makan.

Coklat

Aneh rasanya bila ada anak tidak suka coklat. Kandungan gizi coklat cukup baik karena mengandung susu. Namun termasuk makanan berkalori tinggi yang membuat anak gemuk dapat semakin melar badannya. Jangan lupa untuk menggosok gigi anak setelah makan coklat karena bakteri gigi juga sangat menyukai makanan menempel seperti ini.

Titik kritis kehalalan coklat terletak pada penggunaan emulsifier, yaitu zat tambahan yang berfungsi menyatukan komponen-komponen coklat yang sulit bercampur sehingga menjadi campuran yang lembut dan lumer di mulut. Emulsifier ini bisa berasal dari bahan nabati maupun hewani. Nah, bila emulsifier yang digunakan berasal dari hewan, tentu menuntut perhatial ekstra dari segi kehalalannya.

Itulah beberapa jenis makanan yang lekat dengan dunia anak. Mengkonsumsinya sesekali tentu tidak mengapa. Namun jangan sampai anak ketagihan. Dalam hal ini, perlu peran dari orangtua untuk memilihkan makanan yang halal dan sehat untuk anak. Yang terbaik tentu bila orangtua menyediakan makanan sehat yang diolah sendiri secara higienis.

Bagi yang tidak sempat, berbagai buah dengan potongan yang menarik dapat menjadi alternatif yang sehat. Bila memang harus memberikan makanan produk industri, carilah yang relatif aman dan jelas halal. Berikan penjelasan dengan bahasa yang sederhana mengapa mereka harus membatasi diri makan makanan kesukaan mereka. Insya Allah mereka bisa mengerti. Kata kuncinya hanya satu: konsisten. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement