Saturday, 9 Safar 1442 / 26 September 2020

Saturday, 9 Safar 1442 / 26 September 2020

Pandemi, Vitamin Apa yang Diminum Dr Anthony Fauci?

Selasa 15 Sep 2020 03:44 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Reiny Dwinanda

Ahli penyakit menular dr Anthony Fauci meminum vitamin C dan D dan menyarankan agar orang-orang melakukan hal yang sama.

Ahli penyakit menular dr Anthony Fauci meminum vitamin C dan D dan menyarankan agar orang-orang melakukan hal yang sama.

Foto: EPA
Dr Anthony Fauci minum vitamin untuk menurunkan kerentanannya terkena infeksi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Di saat pandemi Covid-19 masih berlangsung dan musim flu akan segera datang, ahli mengingatkan pentingnya menjaga imunitas tubuh. Salah satunya dengan mengonsumsi suplemen vitamin C dan vitamin D.

Ahli penyakit menular Dr Anthony Fauci mengatakan, dia mengonsumsi suplemen vitamin C dan vitamin D untuk menurunkan kerentanannya terkena infeksi. Dr Fauci juga menyarankan orang-orang untuk melakukan hal yang sama.

Kekurangan vitamin D dapat berdampak pada kerentanan seseorang terhadap infeksi. Oleh karena itu, Dr Fauci tak ragu untuk merekomendasikan konsumsi suplemen vitamin D karena dia sendiri pun melakukannya

"Vitamin lain yang dikonsumsi orang-orang adalah vitamin C karena itu antioksidan yang baik, bila orang-orang ingin mengonsumsi satu gram vitamin C atau lebih, itu akan baik-baik saja," jelas Dr Fauci, seperti dilansir Times Now News.

Bukti ilmiah turut mendukung pernyataan yang dibuat oleh Dr Fauci. Beberapa studi telah menunjukkan bahwa vitamin C memiliki antioksidan yang dapat membantu memperbaiki kemampuan tubuh dalam melawan penyakit, termasuk Covid-19.

Selain itu, vitamin D juga sedang diuji sebagai terapi potensial untuk Covid-19. Pengujian ini dilakukan setelah beberapa studi menunjukkan bahwa pasien Covid-19 yang diberikan vitamin D lebih jarang dirawat di unit perawatan intensif (ICU) dan memiliki risiko kematian yang lebih rendah.

Defisiensi atau kekurangan vitamin C atau vitamin D diketahui berkaitan dengan risiko yang lebih tinggi untuk terkena infeksi. Bukti ilmiah juga mendukung konsumsi suplemen. Akan tetapi, orang-orang yang ingin mengonsumsi suplemen disarankan untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan profesional terlebih dahulu.

Selain dari suplemen, mengonsumsi makanan tinggi vitamin juga sangat disarankan. Beberapa di antaranya adalah jeruk, produk susu, dan ikan berlemak.

Di India, Union Health Ministry membuat sebuah panduan perawatan pasca-Covid-19. Dalam panduan ini, orang-orang direkomendasikan untuk menggunakan chyawanprash dan Yogasana untuk meningkatkan sistem imun. Chywanprash merupakan suplemen kesehatan Ayurvedic yang terbuat dari beragam herbal kaya nutrisi dan mineral.

Panduan tersebut juga merekomendasikan konsumsi susu hangat dengan haldi (kunyit) atau mengonsumsi mulethi setiap pagi. Keduanya dinilai dapat meredakan keluhan batuk kering.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA