Thursday, 14 Safar 1442 / 01 October 2020

Thursday, 14 Safar 1442 / 01 October 2020

Komisi IV DPR RI Apresiasi Pelaksanaan Anggaran Kementan

Senin 14 Sep 2020 17:57 WIB

Red: Gita Amanda

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menjajal alat pertanian, (ilustrasi). Sampai 11 September realisasi pelaksanaan anggaran Kementan mencapai 60,43 persen.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menjajal alat pertanian, (ilustrasi). Sampai 11 September realisasi pelaksanaan anggaran Kementan mencapai 60,43 persen.

Foto: Kementan
Sampai 11 September realisasi pelaksanaan anggaran Kementan mencapai 60,43 persen

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi IV DPR RI mengapresiasi realisasi pelaksanaan anggaran Kementerian Pertanian TA 2020 di bawah kepemimpinan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo khsususnya dalam masa pandemi Covid-19 saat ini. Sampai dengan 11 September 2020 realisasi mencapai Rp 8.496.252.929.535 atau 60,43 persen dari anggaran sebesar Rp 14.059.850.245.000. Hal tersebut disampaikan dalam rapat kerja (Raker) Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Komisi IV DPR di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/9).

”Kami mengapresiasi capaian tersebut, selanjutnya Komisi IV DPR RI meminta Kementerian Pertanian untuk meningkatkan kinerjanya dan menjadi bahan evaluasi terutama dalam menyusun rencanan program dan kegiatan di tahun berikutnya,” ujar Sudin, Ketua Komisi IV DPR RI .

Selanjutnya Sudin menyebutkan Komisi IV DPR RI menyetujui pagu anggaran Kementerian Pertanian dalam RKA K/L Tahun 2021 sebesar Rp 21 triliun sesuai dengan komposisi per Eselon I yang telah disepakati bersama.

”Untuk itu kami meminta Kementan dalam menyusun program dan kegiatan harus berdasarkan skala prioritas dan berdasarkan kebutuhan petani, dengan cakupan luas dan berdampak besar terhadap produksi pangan nasional,” ungkap Sudin dikutp dari siaran pers Kementan.

Baca Juga

photo
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menjajal alat pertanian, (ilustrasi). Sampai 11 September realisasi pelaksanaan anggaran Kementan mencapai 60,43 persen. - (Kementan)

Sementara itu menanggapi permasalahan kelangkaan pupuk yang sedang terjadi saat ini, Komisi IV DPR RI mendesak pemerintah untuk menjamin tambahan alokasi anggaran subsidi pupuk tahun 2020 senilai Rp 3,1 triliun untuk segera disalurkan dan tepat sasaran ke daerah-daerah yang mengalami defisit/kelangkaan pupuk bersubsisidi.

Dalam akhir rapat kerja Mentan SYL mengungkapkan terima kasih kepada seluruh anggota Komisi IV DPR RI atas evaluasi dan masukan yang diberikan kepada Kementan. ”Banyak masukan yang diberikan kepada kami merupakan bentuk kepedulian agar tidak salah mengambil tindakan, dan kami berjanji akan bekerja lebih baik lagi, kami juga berharap Kementan dan Komisi IV DPR RI dapat terus bersinergi dengan baik khsusnya dapat mendampingi kami di lapangan, untuk mewujudkan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani," ungkap Mentan SYL.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA