Friday, 8 Safar 1442 / 25 September 2020

Friday, 8 Safar 1442 / 25 September 2020

UBSI Kampus Yogyakarta Gelar Workshop Video Pembelajaran

Senin 14 Sep 2020 05:38 WIB

Red: Irwan Kelana

Dr Ani Wijayanti selaku dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UBSI memberikan kata sambutan pada workshop video pembelajaran daring yang diadakan kampus UBSI Yogyakarta.

Dr Ani Wijayanti selaku dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UBSI memberikan kata sambutan pada workshop video pembelajaran daring yang diadakan kampus UBSI Yogyakarta.

Foto: Dok UBSI
Tujuannya meningkatkan kemampuan dosen dalam pembelajaran daring.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Adanya pandemi Covid-19 saat ini memaksa dunia pendidikan untuk mengubah sistem pembelajaran menjadi sistem pembelajaran secara online atau daring. Meskipun pembelajaran daring masih dipertanyakan kualitasnya dibanding dengan pembelajaran tatap muka, namun sistem ini tetap harus dilaksanakan sesuai keputusan dari Kemendikbud. 

Hal ini menjadi tantangan dari para pendidik untuk membuat materi pembelajaran yang menarik dan dapat memudahkan peserta didik dalam menyerap materi pembelajaran. Oleh karena itu kemampuan para pendidik harus ditingkatkan dalam hal membuat materi pembelajaran berbasis digital. 

Menanggapi hal itu, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Yogyakarta sukses menggelar kegiatan yang bertajuk ‘Workshop Pembuatan Video Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19’ secara live via Zoom, Kamis (10/9). 

Dr  Ani Wijayanti selaku dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UBSI  dalam sambutannya mengungkapkan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dosen membuat materi pembelajaran yang menarik sehingga dapat meningkatkan mutu pembelajaran daring. 

Acara ini menghadirkan Sardianto sebagai narasumber yang memberikan pemaparan berupa pembuatan materi pembelajaran menggunakan power point. 

“Untuk membuat video pembelajaran dapat dilakukan dengan beberapa software pendukung. Buatlah materi pembelajaran menggunakan power point dengan menyisipkan suara dan video agar materi yang disampaikan menjadi menarik dan tidak monoton,” jelas Sardianto dalam rilis yang diterima Republika.co.id. 

Selain itu, pembuatan video juga bisa dilakukan dengan record layar menggunakan aplikasi Vokoscreen, kemudian digabungkan menggunakan aplikasi Movie Maker yang dapat diunduh langsung di Microsoft Store. 

“Movie Maker dipilih karena user friendly atau gampang digunakan, spesifikasi komputer yang diperlukan tidak perlu high-class karena movie maker kompatibel dengan semua perangkat windows. Kualitas video yang dihasilkan movie maker berupa HD (High Definition) sehingga outputnya tidak akan mengecewakan,” tutupnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA