Thursday, 18 Rabiul Akhir 1442 / 03 December 2020

Thursday, 18 Rabiul Akhir 1442 / 03 December 2020

Sikat Gigi Berlebihan Sebabkan Gigi Kuning?

Jumat 11 Sep 2020 23:34 WIB

Rep: Farah Noersativa/ Red: Nora Azizah

Pakar sebut menyikat gigi terlalu keras bisa sebabkan warna gigi menjadi kuning (Foto: ilustrasi sikat gigi)

Pakar sebut menyikat gigi terlalu keras bisa sebabkan warna gigi menjadi kuning (Foto: ilustrasi sikat gigi)

Foto: mirror.co.uk
Pakar sebut menyikat gigi terlalu keras bisa sebabkan warna gigi menjadi kuning.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sudah sikat gigi tetapi warnanya masih kuning? Ada beberapa alasan yang menyebabkan kondisi tersebut.

Dalam sebuah video TikTok yang dibuat oleh dokter gigi kosmetik, Joyce Kahng, setidaknya ada tiga penyebab umum gigi kuning. Dua alasan pertama dalam videonya menyebutkan bahwa penyebab gigi kuning adalah penumpukan plak dan noda kopi dan atau makanan.

“Alasan ketiga akan mengejutkan banyak orang. Ini sebenarnya karena menyikat terlalu keras,” kata Kahng dalam video tersebut, dilansir di laman Mind Body Green, Jumat (11/9).

Kahng menyebut alasan mengapa menyikat gigi berlebihan menyebabkan gigi kuning. Alasan pertama adalah, seringnya menggosok gigi dapat mengupas enamel.

Sebenarnya ada dua cara menyikat gigi yang berlebihan dapat menyebabkan gigi kuning. Dalam video TikTok tersebut, Kahng mengatakan menyikat gigi terlalu keras atau terlalu sering bisa mengikis enamel gigi, menyebabkannya tampak lebih kuning.

Menurut dokter gigi holistik Mark Burhenne, menipiskan enamel membutuhkan waktu lama, tetapi itu mungkin. Jika ini terjadi, lapisan kedua gigi, yang disebut lapisan dentin, akan terbuka.

"Dentin adalah jaringan hidup dengan tubulus di dalamnya," kata Burhenne.

Tubulus terhubung ke saraf di gigi. Ketika tidak dilindungi oleh enamel, mereka menjadi lebih sensitif terhadap makanan dan minuman dingin, asam, atau manis.

Alasan lain yang dapat menyebabkan gigi menguning adalah resesi gusi. Lapisan tipis jaringan gusi yang menutupi dasar gigi disebut margin gingiva bebas.

Dengan menyikat berulang kali pada batas bebas tersebut, terutama jika sikat gigi memiliki bulu nilon yang keras dan kuat, akan mulai mengikis gusi dan membuka akar gigi.

Bagian akar gigi ini juga lebih menguning. Mirip dengan lapisan dentin, tidak bisa diputihkan atau dibersihkan saat berkonsultasi dengan dokter gigi.

Lalu, seberapa lama sebaiknya kita menyikat gigi? Baik kelembutan dan kualitas bulu sikat gigi, tetapi umumnya menyikat selama dua menit, dua kali sehari disarankan.

Baca Juga

"Banyaknya gigi yang menguning bisa menjadi perubahan warna ekstrinsik," Burhenne.

Ini terjadi dari penumpukan karang gigi dan plak, serta pewarnaan makanan dan minuman. Semua faktor eksternal ini dapat dibalik dengan pembersihan dan pemolesan gigi.

Jika kekuningan tidak hilang meskipun telah dibersihkan, hal itu bisa menjadi tanda resesi gusi atau kerusakan email karena menyikat berlebihan. Siapapun yang mengalaminya, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter gigi.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA