Thursday, 13 Rajab 1442 / 25 February 2021

Thursday, 13 Rajab 1442 / 25 February 2021

Update: Positif Covid Tambah 3.737, Jateng Bayangi Jakarta

Jumat 11 Sep 2020 15:58 WIB

Rep: Sapto Andika Candra/ Red: Esthi Maharani

Kondisi pemakaman covid-19

Kondisi pemakaman covid-19

Foto: Republika/Zainur mahsir ramadhan
Jawa Tangeh, menyusul di urutan kedua dengan 566 kasus positif Covid-19 baru.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah merilis ada penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 3.737 orang dalam 24 jam terakhir. Dari angka tersebut, DKI Jakarta masih menjadi provinsi yang menyumbang penambahan kasus terbanyak yakni 964 orang dalam satu hari terakhir. Jawa Tangeh, menyusul di urutan kedua dengan 566 kasus baru.

Sementara Jawa Timur yang biasanya di posisi kedua, hari ini bertengger di urutan ketiga dengan menyumbang 362 kasus baru. Menyusul kemudian Jawa Barat dengan 272 kasus dan Riau dengan 182 kasus baru.

Tren penambahan kasus harian Covid-19 memang terlihat terus menanjak dalam satu bulan belakangan. Angka kasus baru di atas 3.000-an menjadi hal yang biasa.

Sepanjang September ini saja, hanya satu kali angka kasus harian di bawah 3.000 orang, yakni pada Senin (7/9) dengan 2.880 kasus. Padahal pola mingguan yang terjadi selama ini memang angka kasus baru pada hari Senin hampir selalu menurun. Alasannya, sebagian laboratorium tidak beroperasi pada hari Ahad.

Dari lima provinsi dengan penambahan kasus tertinggi hari ini, Jawa Barat menjadi satu-satunya yang melaporkan angka kasus sembuh lebih tinggi dari kasus positif barunya. Ada 286 kasus sembuh di Jawa Barat hari ini.

Total, jumlah kasus sembuh pada hair ini bertambah 2.707 orang. Sehingga angka kumulatif kasus sembuh di Tanah Air mencapai 150.217 orang. Sedangkan angka kematian bertambah 88 orang pada hari ini, sehingga jumlahnya menjadi 8.544 orang yang meninggal dunia dengan konfirmasi positif Covid-19.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA