Wednesday, 4 Rabiul Awwal 1442 / 21 October 2020

Wednesday, 4 Rabiul Awwal 1442 / 21 October 2020

Persentase Kematian Covid-19 di RI Lebih Tinggi dari Dunia

Kamis 10 Sep 2020 18:58 WIB

Rep: Dessy Suciati Saputri, Antara/ Red: Andri Saubani

Foto aerial makam COVID-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Rabu (9/9). Satgas Penanganan COVID-19 menyatakan adanya peningkatan jumlah kasus kematian pasien COVID-19 di Indonesia dalam sepekan terakhir sebesar 24,4 persen. Republika/Thoudy Badai

Foto aerial makam COVID-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Rabu (9/9). Satgas Penanganan COVID-19 menyatakan adanya peningkatan jumlah kasus kematian pasien COVID-19 di Indonesia dalam sepekan terakhir sebesar 24,4 persen. Republika/Thoudy Badai

Foto: Republika/Thoudy Badai
Persentase kematian Covid di Indonesia 4,1 persen sementara di dunia 3,24 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyampaikan, persentase kasus meninggal akibat Covid-19 di Indonesia tercatat lebih tinggi daripada kasus di dunia yakni sebesar 4,1 persen atau 8.456 orang. Sedangkan, angka kematian di dunia adalah 3,24 persen.

Sementara itu, jumlah kasus positif juga semakin terus bertambah pada hari ini yang tercatat sebanyak 3.861 kasus baru. Kasus aktifnya pun tercatat telah mencapai 51.237 atau 24,7 persen.
 
“Apabila kita lihat dengan dunia, kasus aktif Indonesia adalah 24,7 persen. Sedangkan dunia adalah 25,04 persen,” ujar Wiku saat konferensi pers di Istana Presiden, Kamis (10/9).

Wiku juga menyampaikan, jumlah akumulasi kasus sembuh tercatat mencapai 147.510 orang atau 71,2 persen. Angka ini disebutnya semakin menurun dibandingkan data sebelumnya dan juga lebih rendah dibandingkan jumlah kasus sembuh dunia yang sebesar 71,7 persen.

“Kondisi ini tentunya terlihat bahwa beberapa waktu terakhir ini penambahan kasus positifnya selalu meningkat dan cukup tinggi,” ucap Wiku.

Wiku meminta agar kenaikan kasus positif ini menjadi perhatian seluruh pemerintah daerah dan juga masyarakat. Sehingga, penularan kasus pun dapat dikendalikan.

Pada hari ini, Satgas Penanganan Covid-19 merilis angka penambahan baru kasus Covid-19 sebanyak 3.861 kasus. Jumlah itu ditemukan dari 34.909 spesimen yang diperiksa.

Total kasus konfirmasi positif hingga hari ini mencapai 207.203. Sedangkan kasus sembuh dilaporkan sebanyak 2.310 dan menjadikan total kasus sembuh mencapai 147.510 kasus.

Sebanyak 120 kasus meninggal tercatat pada hari ini. Total kasus meninggal pun mencapai 8.456 orang. Pemerintah juga masih melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap 95.501 orang di 34 provinsi.

Dari total kasus yang ditemukan pada hari ini, DKI Jakarta tercatat menyumbang kasus hingga 1.274 orang. Disusul oleh Jawa Timur yang sebanyak 381 orang dan Jawa Tengah yang sebanyak 375 orang.

Adapun, jumlah kematian global terkait Covid-19 melewati 900 ribu pada Rabu (9/9), sementara kasus virus corona jenis baru itu di seluruh dunia sudah mencapai 27,7 juta, menurut hitungan Reuters. Amerika Serikat masih menjadi negara di dunia yang paling parah dilanda virus corona, dengan jumlah kematian melebihi 190.000 dan jumlah kasus melampaui 6,3 juta.

Brazil berada di posisi kedua, setelah mencatat lebih dari 127.000 kematian, dan diikuti oleh India yang melaporkan 74.000 kematian. Pada Senin (7/9), India melaporkan 90.802 pengidap baru COVID-19.

Jumlah itu merupakan “lonjakan harian tertinggi yang pernah terjadi“ dan menjadikan total kasus corona di negara itu menjadi lebih dari 4,3 juta.

Dengan catatan itu, India menyalip Brazil dan menggeser negara itu --dengan 4,1 juta kasus-- ke tempat ketiga dalam daftar jumlah kasus Covid-19 di dunia. Kendati pusat pandemi bergeser ke India, tidak ada tanda-tanda wabah corona sedang mencapai puncaknya di negara terpadat kedua di dunia itu.

Dengan rata-rata jumlah kematian lebih dari 1.000 setiap hari selama dua minggu terakhir, India juga mencatat lebih banyak kematian dibandingkan dengan negara-negara lain.

Benua Amerika masih menyumbang lebih dari setengah jumlah kematian di seluruh dunia. Jumlah tinggi kematian terlihat di Meksiko, Peru, Kolombia, Chile, dan Ekuador.

Menurut hitungan Reuters berdasarkan data selama dua pekan terakhir, jumlah orang yang meninggal setiap harinya akibat Covid-19 mencapai rata-rata lebih dari 5.600. Angka kematian India tercatat sekitar satu persen, sedangkan Brazil dan Amerika Serikat memiliki angka kematian sekitar tiga persen, yang sejalan dengan rata-rata dunia.

photo
13 RSUD di DKI Jakarta Hanya Layani Pasien Covid-19 - (Infografis Republika.co.id)

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA