Senin 07 Sep 2020 10:59 WIB

Leonardo Akui PSG Sempat Tergoda Dekati Messi

Manchester City dan PSG dilaporkan sudah berancang-ancang menyambut Messi.

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Israr Itah
Lionel Messi.
Foto: EPA-EFE/F.C. BARCELONA
Lionel Messi.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Direktur Paris Saint-Germain (PSG) Leonardo mengungkapkan pihaknya sempat berpikir untuk mendekati Lionel Messi yang sebelumnya menyatakan ingin meninggalkan Barcelona. Messi sempat menyita perhatian publik ketika menyatakan niatnya untuk hengkang musim panas ini. Namun karena klub peminat harus membayar mahar 700 juta euro (Rp 12,2 triliun), keinginan Messi tersebut batal. 

Kepada Goal, Messi mengaku tidak bisa membayar uang sebanyak itu atau menghadapi Barcelona di pengadilan. Padahal, Manchester City dan PSG dilaporkan sudah berancang-ancang menyambut La Pulga, julukannya.

Baca Juga

"Ketika kami mendengar Messi ingin pergi, kami tentu tergoda. Kami berpikir apakah ini mungkin?" kata Leonardo dalam wawancara kepada Telefoot, seperti dikutip Goal, Ahad (6/9). 

Menurut Leonardo, ia tak tahu apakah kesepakatan itu mungkin terwujud. Namun, PSG pernah membawa David Bechkam bermain di Liga Prancis. Sehingga, ia berpikir pasti tetap ada peluang untuk itu.

Hanya dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini, semua klub berhitung dalam pengeluaran, termasuk PSG. Menurut Leonardo, situasinya kompleks dengan kondisi ekonomi sekarang.

"Messi ke Paris? Saya tidak tahu. Inilah sepakbola. Di akhir, semua orang duduk bersama, Semua orang tahu hal ini begitu dinamis," katanya.

Meski gagal mendapatkan tanda tangan Messi musim ini, bukan tak mungkin PSG kembali masuk ke dalam perburuan penyerang berpaspor Argentina tersebut saat kontraknya berakhir pada 2021. 

Di bursa transfer musim ini, PSG terlanjur melepas dua pemain senior mereka, Thiago Silva dan Edinson Cavani karena kontrak yang sudah habis. 

"Keputusan terhadap pemain seperti mereka tidak mudah. Mereka orang yang sudah memberikan segalanya pada klub," katanya. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement