Friday, 19 Rabiul Akhir 1442 / 04 December 2020

Friday, 19 Rabiul Akhir 1442 / 04 December 2020

Pakar PBB khawatirkan implementasi UU Keamanan Nasional Hong Kong

Sabtu 05 Sep 2020 02:13 WIB

Red: Christiyaningsih

Upaya pemisahan diri, subversi, terorisme, dan kolusi dengan kekuatan asing yang membahayakan keamanan nasional adalah empat larangan kejahatan yang ditambahkan ke undang-undang itu   - Anadolu Agency

Upaya pemisahan diri, subversi, terorisme, dan kolusi dengan kekuatan asing yang membahayakan keamanan nasional adalah empat larangan kejahatan yang ditambahkan ke undang-undang itu - Anadolu Agency

Upaya pemisahan diri, subversi, terorisme, dan kolusi dengan kekuatan asing yang membahayakan keamanan nasional adalah empat larangan kejahatan yang ditambahkan ke undang-undang itu - Anadolu Agency

REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA - Sekelompok pakar PBB mengeluarkan peringatan ke China tentang Undang-Undang Keamanan di Hong Kong yang kontroversial. Dalam sebuah surat setebal 14 halaman, enam pelapor mengungkapkan "keprihatinan mendalam terhadap situasi di Hong Kong" setelah diberlakukannya UU tersebut.

Kongres Rakyat Nasional China mengesahkan UU itu pada Juni yang berlaku mulai 1 Juli. UU tersebut menuai kritik baik di Hong Kong maupun komunitas internasional, tetapi Beijing menganggapnya sebagai "intervensi asing".

Upaya pemisahan diri, subversi, terorisme, dan kolusi dengan kekuatan asing yang membahayakan keamanan nasional adalah empat larangan kejahatan yang ditambahkan ke undang-undang itu.

Baca Juga

Hong Kong, yang berada di bawah kedaulatan China sejak 1997, menghadapi gelombang protes besar tahun lalu menentang langkah Beijing untuk melegalkan ekstradisi warganya ke China daratan.

sumber : https://www.aa.com.tr/id/dunia/pakar-pbb-khawatirkan-implementasi-uu-keamanan-nasional-hong-kong/1963164
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA