Thursday, 19 Zulhijjah 1442 / 29 July 2021

Thursday, 19 Zulhijjah 1442 / 29 July 2021

Polresta Banyumas Kerahkan Water Canon Droping Air Bersih

Jumat 04 Sep 2020 17:37 WIB

Rep: Eko Widiyatno / Red: Agus Yulianto

Polisi menerjunkan water canon untuk mendistribusikan air bersih ke warga.

Polisi menerjunkan water canon untuk mendistribusikan air bersih ke warga.

Foto: Republika/Bayu Adji P
Jumlah desa yang terdampak kekeringan pada tahun ini hanya sebanyak 55 desa

REPUBLIKA.CO.ID, BANYUMAS -- Kepolisian Resot Banyumas mulai ikut menyalurkan bantuan air bersih bagi warga yang mulai terdampak kekeringan. Sarana yang digunakan untuk droping, berupa kendaraan water canon yang merupakan kendaraan yang biasanya digunakan untuk membubarkan aksi massa.

Salah satu desa yang mendapat bantuan air bersih dengan kendaraan water canon, adalah Desa Kaliputih Kecamatan Purwojati Kabupaten Banyumas. "Kita melakukan droping air bersih atas dasar permintaan warga," kata Kapolresta Banyumas Kombes Pol Whisnu Caraka, saat menyaksian penyaluran aitr bersih tersebut, Jumat (4/9).

Untuk itu, kalau desa-desa lain di Banyumas ada yang mengalami kesulitan air bersih, Kapolresta mempersilakan kepala desanya mengajukan permohonan ke Polresta Banyumas. "Kita akan koordinasikan dengan BPBD Banyumas untuk menyalurkan bantuan air bersih di desa yang mengajukan permintaan bantuan," katanya.

Kepala Seksi Kedaruratan BPBD  Banyumas Endro Purwanto, menyebutkan untuk membantu warga terdampak kekeringan tahun 2020 ini, BPBD mendapat alokasi anggaran penyaluran air bersih yang cukup untuk menyalurkan air sebanyak 2.000 tangki. 

"Saya jumlah ini bisa mencukupi kebutuhan air bagi warga terdampak, karena musim kemarau kemungkinan tidak berlangsung lama," katanya.

Dia memperkirakan, jumlah desa yang terdampak kekeringan pada tahun ini hanya sebanyak 55 desa di 19 kecamatan. Desa-desa tersebut, adalah desa yang biasa menjadi desa paling awal mengalami kesulitan air bersih pada setiap musim kemarau.

"Dengan pertimbangan setiap desa mendapat pasokan 10-15 tangki selama musim kemarau, saya kita jumlah anggaran kegiatan pasokan air bersih sebanyak 2000 tangki, sudah akan mencukupi," katanya.

Dia menyebutkan, hingga saat ini BPBD Banyumas baru menerima permintaan droping air bersih dari empat desa di empat kecamatan. Keempat desa tersebut terdiri dari Desa Cibangkong Kecamatan Pekuncen, Desa Kaliputih Kecamatan Purwojati, Desa Banjarparakan Kecamatan Rawalo dan Desa Kedungpring, Kecamatan Kemranjen.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA