Saturday, 7 Rabiul Awwal 1442 / 24 October 2020

Saturday, 7 Rabiul Awwal 1442 / 24 October 2020

Petani Cabai: Permintaan Rendah, Harga Masih Anjlok

Jumat 04 Sep 2020 07:00 WIB

Rep: Dedy Darmawan Nasution/ Red: Nidia Zuraya

Pedagang menata cabai merah keriting di Pasar Induk Kramatjati, Jakarta. ilustrasi

Pedagang menata cabai merah keriting di Pasar Induk Kramatjati, Jakarta. ilustrasi

Foto: Republika/Agung Supriyanto
Harga terendah terjadi pada komoditas cabai merah keriting.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Asosiasi Agribisnis Cabai Indonesia (AACI) mengatakan, harga aneka cabai tetap rendah meskipun kini telah berada di penghujung musim panen. Rata-rata harga di tingkat petani di bawah Rp 10 ribu atau jauh dari biaya minimal produksi.

Ketua Umum AACI, Abdul Hamid mengatakan, harga terendah terjadi pada komoditas cabai merah keriting yakni Rp 5 ribu per kilogram (kg). Sementara, cabai rawit dan cabai merah besar berkisar Rp 7 ribu - Rp 9 ribu per kg.

"Masih kacau semua, belum banyak yang beli. Cuma memang mulai pekan ini ada sedikit kenaikan permintaan cuma harga tetap rendah," kata Abdul kepada Republika.co.id, Kamis (3/9).

Seperti diketahui, rata-rata biaya produksi cabai dengan biaya tenaga kerja secara nasional berkisar Rp 13 ribu per kilogram. Abdul mengatakan, di penghujung panen, biasanya harga mengalami kenaikan hingga di atas Rp 20 ribu per kg dari tingkat petani.

Sebab, produksi mulai minim untuk cabai yang berkualitas baik. Ia mengatakan, akibat rendahnya harga, diprediksi pada musim tanam berikutnya hanya tinggal 20 persen petani yang bisa kembali melakukan penanaman. Pasalnya, petani kehabisan modal lantaran penjualan cabai pada musim panen terakhir jauh di bawah rata-rata.

Ia pun berharap, adanya berbagai insentif dan subsidi gaji dari pemerintah bisa menaikkan daya beli masyarakat. "Kita tunggu dan berharap kucuran dana dari pemerintah bisa menaikkan daya beli khususnya untuk bahan pangan seperti cabai," ujarnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA