Monday, 9 Rabiul Awwal 1442 / 26 October 2020

Monday, 9 Rabiul Awwal 1442 / 26 October 2020

Satgas: Transformasi Digital Belum Cukup Pulihkan Ekonomi

Rabu 02 Sep 2020 20:23 WIB

Rep: Sapto Andika Candra / Red: Ratna Puspita

Pemerintah menilai perubahan aktivitas transaksi dari fisik ke digital selama masa pandemi belum cukup ampuh memulihkan ekonomi nasional.

Pemerintah menilai perubahan aktivitas transaksi dari fisik ke digital selama masa pandemi belum cukup ampuh memulihkan ekonomi nasional.

Foto: Needpix
Perekonomian nasional masih sangat bergantung pada aktivitas fisik masyarakat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah menilai perubahan aktivitas transaksi dari fisik ke digital selama masa pandemi belum cukup ampuh memulihkan ekonomi nasional. Ketua Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi, Budi Gunadi Sadikin, menjelaskan perekonomian nasional masih sangat bergantung pada aktivitas fisik masyarakat, termasuk kegiatan jual beli dan geliat berbagai sektor industri. 

"Jadi mau bagaimanapun kita mengubah aktivitas fisik ke digital atau virtual, ini masih belum cukup efektif seperti aktivitas fisik normal dalam menggerakkan ekonomi Indonesia," ujar Budi dalam keterangan pers di Kantor Presiden, Rabu (2/9). 

Artinya, menurut Budi, perekonomian nasional baru bisa benar-benar pulih ketika aktivitas masyarakat sepenuhnya kembali normal. Untuk menuju normal inilah, ujarnya, penanganan Covid-19 dari sisi kesehatan harus benar-benar berjalan dengan baik, termasuk dengan menjalankan protokol kesehatan. 

Baca Juga

"Jadi kita menyadari, untuk mengatasi krisis ekonomi ini, pertama kita perlu mengatasi krisis kesehatannya. Lalu, baru kita atasi masalah ekonomi," kata Budi. 

Salah satu solusi yang disodorkan pemerintah dalam memulihkan ekonomi nasional adalah penyaluran hibah bagi pelaku UMKM. Budi menyebutkan, UMKM menjadi prioritas pemerintah karena sektor ini menyediakan 90 persen lapangan kerja dan menyumbang 55 persen PDB nasional. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA