Friday, 8 Safar 1442 / 25 September 2020

Friday, 8 Safar 1442 / 25 September 2020

Sejarah Hari Ini: Lady Diana Tewas dalam Kecelakaan di Paris

Senin 31 Aug 2020 06:46 WIB

Rep: Fergi Nadira/ Red: Christiyaningsih

Pada 31 Agustus 1997 Putri Diana meninggal dalam kecelakaan mobil di Paris. Ilustrasi.

Pada 31 Agustus 1997 Putri Diana meninggal dalam kecelakaan mobil di Paris. Ilustrasi.

Foto: AP
Pada 31 Agustus 1997 Putri Diana meninggal dalam kecelakaan mobil di Paris.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON - Pada tengah malam 31 Agustus 1997, Princess of Wales, Putri Diana meninggal dunia dalam kecelakaan mobil di Paris. Dia berusia 36 tahun saat dia wafat.

Kekasih Diana, Dodi Al Fayed, dan pengemudi mobilnya, Henri Paul juga meninggal dalam mobil yang sama. Seperti diketahui, Putri Diana adalah salah satu tokoh publik paling populer di dunia.  

Dilansir laman History, kematian Diana disambut dengan curahan kesedihan yang luar biasa. Para pelayat mulai mengunjungi Istana Kensington segera setelah kabar meninggalnya putri Diana.

Mereka meninggalkan karangan bunga di rumah sang putri, yang juga dikenal sebagai Lady Di. Tumpukan bunga mencapai sekitar 30 kaki dari gerbang istana terlihat.

Awalnya, Diana dan Dodi sedang berlibur di French Rivier. Mereka tiba di Paris sehari sebelumnya. Mereka meninggalkan Ritz Paris tepat setelah tengah malam dan bermaksud untuk pergi ke apartemen Dodi di Rue Arsene Houssaye.  

Begitu mereka meninggalkan hotel, segerombolan paparazzi dengan sepeda motor mulai membuntuti mobil mereka dengan agresif. Sekitar tiga menit kemudian, pengemudi kehilangan kendali dan menabrak pilar di pintu masuk terowongan Pont de l'Alma.

Dodi dan sopirnya dinyatakan meninggal di tempat kejadian. Diana sempat dibawa ke rumah sakit Pitie-Salpetriere dan dinyatakan meninggal pada pukul 06.00. Penumpang mobil keempat, yakni pengawal Diana Trevor Rees-Jones, mengalami luka parah, tetapi selamat.

Mantan suami Diana, Pangeran Charles, serta saudara perempuannya dan anggota Keluarga Kerajaan lainnya tiba di Paris pagi itu. Jasad Diana kemudian dibawa kembali ke London.

Seperti sebagian besar hidupnya, kematiannya adalah sensasi media yang meledak-ledak, dan subjek dari banyak teori konspirasi. Awalnya, paparazzi yang memburu mobil disalahkan atas kecelakaan itu, tetapi kemudian terungkap bahwa sang sopir berada di bawah pengaruh alkohol dan obat resep. Penyelidikan resmi menyimpulkan bahwa paparazzi tidak menyebabkan tabrakan itu.

Pemakaman Diana di London pada 6 September disaksikan oleh lebih dari dua miliar orang. Dia meninggalkan kedua putranya, Pangeran William yang saat itu berusia 15 tahun dan Pangeran Harry yang berusia 12 tahun.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA