Friday, 8 Safar 1442 / 25 September 2020

Friday, 8 Safar 1442 / 25 September 2020

Sejarah Hari Ini: 'Hitler Amerika' Ditembak Mati

Selasa 25 Aug 2020 07:10 WIB

Rep: Fergi Nadira/ Red: Christiyaningsih

Bendera Amerika Serikat. Pada 25 Agustus 1967, pemimpin partai Nazi Amerika Serikat ditembak mati. Ilustrasi.

Bendera Amerika Serikat. Pada 25 Agustus 1967, pemimpin partai Nazi Amerika Serikat ditembak mati. Ilustrasi.

Pada 25 Agustus 1967, pemimpin partai Nazi Amerika Serikat ditembak mati

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON - Pada 25 Agustus 1967, pemimpin partai Nazi Amerika Serikat (AS) George Lincoln Rockwell ditembak mati di luar pusat perbelanjaan di Arlington, Virginia. Media barat menjuluki Rockwell sebagai Hitler versi Amerika.

Seperti dilansir BBC History, beberapa menit usai penembakan, seorang kapten di partai Nazi, John Patler (29 tahun) ditangkap dan didakwa atas pembunuhan ini. Penembakan Rockwell itu dinilai bermotif dendam. Pasalnya, Patler adalah pengikut kelompok Rockwell. Namun Patler pada April 1967 dipecat dari keanggotaan partai dengan tuduhan membelot ke kaum Bolshevik yang anti-Nazi.

Polisi kala itu mengatakan bahwa dua tembakan dilepaskan dari atap salon kecantikan di seberang jalan pusat perbelanjaan Dominion Hills. Dua peluru menembus kaca depan mobil Chevrolet milik pemimpin berusia 49 tahun itu dan langsung mengenai kepala dan dadanya. Dia meninggal seketika.

Para saksi mata mengatakan pemimpin Nazi itu tengah memutar mobilnya dari tempat parkir. Saat tembakan mengenai mobilnya, dia menukik ke kursi penumpang untuk melarikan diri. Mobilnya pun menabrak kendaraan lain. Namun nahas, seorang petugas koroner mengumumkan dia meninggal di tempat kejadian.

Rockwell, yang tinggal hanya beberapa meter dari tempat kematiannya, mendirikan Partai Nazi Amerika yang awalnya dikenal sebagai Persatuan Perusahaan Bebas Dunia dan Sosialis Nasional pada 1959. Dia meyakni semua orang kulit hitam harus dideportasi ke Afrika dan setiap orang Yahudi dirampas dan disterilkan. Dia juga percaya bahwa "pengkhianat" seperti mantan Presiden Harry Truman dan Dwight Eisenhower harus digantung.

Baca Juga

George Lincoln Rockwell lahir pada 9 Maret 1918, di Bloomington, Illinois tengah. Dia kuliah di Brown University di Providence, Rhode Island untuk waktu yang singkat sebelum keluar bergabung dengan Angkatan Laut. Dia menjadi pilot dan terbang di Pasifik selama Perang Dunia II.

Rockwell kemudian membentuk Partai Nazi Amerika pada 1959. Rockwell serta anggotanya secara teratur muncul di pertemuan dan demonstrasi hak-hak sipil.

Dia didenda dan dijebloskan ke penjara pada beberapa kesempatan karena aktivitasnya. Setelah kematiannya, Matt Koehl sebagai orang kedua di partai bikinan Rockwell mengambil alih kepemimpinan partai. Koehl mengatakan kepada wartawan bahwa tersangka pembunuhan, John Patler, telah dikeluarkan dari partai Nazi pada April tahun yang sama karena kecendrungan kepada Bolshevik.

Setelah pemakaman Rockwell pada 30 Agustus 1967, Pentagon menolak mengizinkan jenazahnya dimakamkan di pemakaman nasional di Culpeper. Ini karena para pengikutnya menolak melepas ban lengan swastika mereka sebelum masuk.

Jenazahnya dikembalikan ke markas besar partai di Arlington, Virginia di mana ia akan dibuang saat pemakaman rahasia Nazi keesokan harinya. John Patler dijatuhi hukuman 20 tahun penjara atas pembunuhan Rockwell pada Desember 1967.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA