Sunday, 29 Sya'ban 1442 / 11 April 2021

Sunday, 29 Sya'ban 1442 / 11 April 2021

Cari Pengalaman Baru, Ljungberg Tinggalkan Arsenal

Ahad 23 Aug 2020 08:10 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Freddie Ljungberg

Freddie Ljungberg

Foto: EPA-EFE
Arteta yakin Ljungberg punya kemampuan dan kualitas.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Asisten pelatih tim utama Arsenal, Freddie Ljungberg, memutuskan meninggalkan The Gunners setelah berkiprah selama dua tahun sebagai pelatih di klub asal London Utara tersebut. Sempat menangani tim Arsenal U-23, pelatih asal Swedia itu sempat dipromosikan ke tim utama kala manajeman klub memecat pelatih asal Spanyol, Unai Emery.

Ljungberg akhirnya terpaksa menyerahkan kursi pelatih tim utama saat manajemen klub menunjuk Mikel Arteta sebagai pelatih tim utama Arsenal pada pertengahan Desember silam. Namun, mantan winger Arsenal itu tetap dipercaya menduduki jabatan sebagai asisten pelatih Arteta di tim utama Arsenal, setidaknya hingga kompetisi pertengahan Agustus.

Hal itu kkarena, pelatih berusia 43 tahun itu memutuskan mundur dari posisinya sebagai asisten pelatih tim utama Arsenal. Ljungberg menyatakam ingin mencari pengalaman seraya mengembangkan kemampuannya dalam melatih di klub lain. 

''Saya memutuskan untuk meninggalkan posisi saya sebagai asisten pelatih tim utama Arsenal demi mengembangkan kemampuan dan pengalaman melatih saya,'' tutur Ljungberg seperti dilansir Sky Sports, Ahad (23/8).

Ljungberg pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh fans Arsenal atas dukungan yang diberikan kepada dirinya selama ini. Tidak lupa, Ljungberg juga berharap besar Arteta bisa menorehkan kesuksesan bersama The Gunners pada musim-musim mendatang.

''Saya telah terlibat bersama klub ini sejak 1998, baik di dalam ataupun dari luar dan saya senang dengan semua kesempatan yang telah diberikan kepada saya, baik saat sebagai pemain ataupun kala menjadi pelatih,'' tutur Ljungberg.

Semasa masih menjadi pemain Arsenal, tepatnya dari 1998 hingga 2007, Ljungberg sukses mempersembahkan dua titel Liga Primer Inggris dan tiga trofi Piala FA. Sementara sebagai pelatih, Ljungberg sempat dipercaya menukangi tim Arsenal U-15 pada 2013 sebelum akhirnya hengkang ke Wolfsburg dan bekerja sebagai asisten pelatih Andries Jonker.

Namun, kiprahnya bersama Wolfsburg hanya bertahan selama enam bulan. Pada 2014, Ljungberg kembali ke Arsenal dan dipercaya membesut tim Arsenal U-23. Ljungberg akhirnya dipromosikan membesut tim utama Arsenal pada November 2019. Saat itu, Ljungberg menggantikan Unai Emery, yang dinilai gagal mengangkat performa Granit Xhaka dan kawan-kawan.

Selama enam laga menukangi tim utama The Gunners di semua ajang, Ljungberg mencatatkan rekor satu kemenangan, tiga hasil imbang, dan dua kekalahan. Satu-satunya kemenangan yang dipersembahkan Ljunberg saat menukangi tim senior Arsenal adalah saat The Gunners membungkam West Ham United, 3-1, di laga lanjutan Liga Primer Inggris musim lalu.

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, pun menilai, Ljungberg memiliki potensi untuk menjadi pelatih hebat pada masa-masa mendatang. Hal ini dibuktikan dengan kemampuan Ljungberg saat menukangi tim utama Arsenal.

''Dia adalah bagian penting tim pelatih sejak saya datang ke klub ini. Dia melakukan tugas luar biasa untuk membangkitkan performa tim setelah kepergian Unai. Saya yakin, saya akan berhadapan dengannya pada masa-masa mendatang,'' tutur Arteta seperti dilansir Sky Sports.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA