Saturday, 9 Safar 1442 / 26 September 2020

Saturday, 9 Safar 1442 / 26 September 2020

Studi Sebut Kopi Bisa Bantu Lindungi Liver

Sabtu 22 Aug 2020 02:13 WIB

Rep: Farah Noersativa/ Red: Nora Azizah

Para peminum kopi bisa merasakan manfaat kopi bagi liver (Foto: ilustrasi segelas kopi)

Para peminum kopi bisa merasakan manfaat kopi bagi liver (Foto: ilustrasi segelas kopi)

Foto: Pixabay
Para peminum kopi bisa merasakan manfaat kopi bagi liver.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kita mungkin sepakat kopi memiliki segelintir manfaat bagi tubuh , termasuk memberikan energi. Bahkan, menurut sebuah studi baru, para peminum kopi bisa merasakan manfaat kopi bagi liver mereka.

Meskipun minum lebih dari dua cangkir kopi per hari dapat merusak warna gigi dalam jangka waktu lama, tetapi para peneliti di Australia justru menemukan manfaatnya. Menurut para peneliti, dilansir di laman The Ladders, Jumat (21/8), dua cangkir kopi per hari dapat membantu melindungi liver, dan bahkan mencegah kematian terkait liver.

Dalam studi yang diterbitkan dalam Alimentary Pharmacology and Therapeutics, para peneliti menggunakan data dari Global Burden of Disease pada 2016 sebagai bahan penelitian mereka. Tujuannya untuk mengetahui bagaimana kopi mempengaruhi kematian terkait liver.

Penulis studi terbaru ini, Sarah Gardner dan rekannya, membandingkan studi sebelumnya yang menyarankan kopi dapat membantu melawan penyakit liver. Hanya saja, seberapa banyak kopi yang dibutuhkan, masih menjadi pertanyaan.

“Penelitian sebelumnya menunjukkan penurunan 46 persen kematian akibat sirosis liver pada orang yang dinilai pada awal penelitian sebagai peminum yang meminum dua hingga tiga cangkir per hari,” tulis para peneliti.

Sementara, lanjut mereka, sebanyak 71 persen penurunan kematian akibat sirosis liver pada mereka yang mengkonsumsi sebanyak empat cangkir atau lebih per hari. Menurut para peneliti, eksplorasi potensi dampak kesehatan global dari asupan kopi yang diadvokasi sebagai terapi kesehatan liver, masih belum banyak dilakukan sebelumnya.

Baca Juga

"Pemodelan matematika adalah salah satu cara untuk mengeksplorasi dampak potensial dari intervensi tingkat populasi baru," tulis para peneliti.

Mereka menggunakan data dari kumpulan data Global Burden of Disease 2016 dari 194 negara. Lalu, para peneliti melihat bagaimana konsumsi kopi dapat mempengaruhi kematian yang terkait liver secara global. Mereka melakukan tes pertama untuk melihat efek dari dua cangkir kopi dan lebih dari empat cangkir kopi per hari.

Peneliti menemukan banyak negara yang meningkatkan asupan kopi kurang dari dua atau lebih dari dua cangkir setiap hari. Pada 2016, dua cangkir kopi sehari dapat mengakibatkan 630.947 kematian terkait liver, dan sebanyak 452.861 kematian dapat dicegah.

Jika asupannya ditingkatkan menjadi lebih dari empat cangkir per hari, menurut peneliti, maka jumlahnya menurun hingga 360.523 kematian dan sebanyak 723.287 kematian dapat dicegah.

“Jika dampak kopi pada kematian terkait liver yang ditunjukkan dalam studi kohort dikonfirmasi dalam uji klinis, peningkatan konsumsi kopi per kapita menjadi lebih dari dua cangkir per kapita per hari pada tingkat populasi, maka hal ituberpotensi untuk mencegah ratusan ribu kematian akibat penyakit hati setiap tahun, ”tulis para peneliti.

Namun, mereka menyebut penelitian lebih lanjut sangat dibutuhkan. Hal itu untuk mengkonfirmasi manfaat dan efektivitas biaya kopi pada kematian terkait liver.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA