Saturday, 13 Rabiul Akhir 1442 / 28 November 2020

Saturday, 13 Rabiul Akhir 1442 / 28 November 2020

Dirjen WTO Roberto Azevedo akan Bergabung dengan PepsiCo

Jumat 21 Aug 2020 11:56 WIB

Rep: Iit Septyaningsih/ Red: Nidia Zuraya

World Trade Organization (WTO) Director-General Roberto Azevedo (file photo)

World Trade Organization (WTO) Director-General Roberto Azevedo (file photo)

Foto: Reuters/Denis Balibouse
Roberto Azevedo akan mundur sebagai Dirjen WTO akhir Agustus ini.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Direktur Jenderal Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) Roberto Azevedo akan bergabung dengan PepsiCo Inc sebagai kepala urusan perusahaan. Hal itu disampaikan raksasa minuman dan makanan tersebut pada Rabu (19/8), karena WTO belum memutuskan pengganti Azevedo.

Dalam sebuah pernyataan PepsiCo mengatakan, Azevedo akan mengawasi kebijakan publik, urusan pemerintah dan upaya komunikasinya, serta berkomunikasi dengan organisasi internasional dan pemangku kepentingan lainnya. Ia juga akan bergabung dengan komite eksekutif PepsiCo.

"Kami sangat senang menyambut Roberto Azevedo yang membawa keterampilan politik dan pengetahuan teknis berharga dari lingkungan sosial, politik, dan peraturan kompleks yang berdampak pada perusahaan multinasional seperti PepsiCo," ujar Ketua PepsiCo Ramon Laguarta seperti dilansir Reuters, Jumat (21/8).

Ia menambahkan, wawasan geopolitik Azevedo akan menjadi hal sangat berharga bagi diskusi dan pengambilan keputusan perusahaan di dunia yang terus berubah.

Sebagai informasi, Azevedo merupakan mantan negosiator dan diplomat perdagangan Brasil yang telah memimpin WTO sejak 2013. Rencananya, ia akan meninggalkan organisasi itu pada akhir Agustus, namun delapan kandidat yang bersaing menggantikannya diberi waktu hingga 7 September untuk berkampanye.

Proses seleksi tersebut diperkirakan bakal berlarut-larut hingga November. Organisasi yang terpecah itu gagal menunjuk seorang kepala sementara pada akhir Juli.

Kepala WTO berikutnya akan menjadi perantara pembicaraan perdagangan internasional di tengah ketegangan ekonomi yang memburuk antara Amerika Serikat dan China. Peningkatan proteksionisme yang dipicu oleh pandemi Covid-19 dan tekanan untuk mereformasi aturan perdagangan global. Pemerintahan Presiden AS Donald Trump telah secara efektif menutup Badan Banding WTO yang mengeluarkan penyelesaian akhir untuk sengketa perdagangan dengan memblokir penunjukan yudisial.

Azevedo mengatakan dalam sebuah pernyataan mengaku senang bergabung dengan PepsiCo. Ia menyebut perusahaan iyu sebagai pemimpin global dalam mendorong kolaborasi serta investasi yang bermakna, difokuskan pada perbaikan masyarakat dan bumi.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA