Saturday, 14 Rabiul Awwal 1442 / 31 October 2020

Saturday, 14 Rabiul Awwal 1442 / 31 October 2020

Maggot, Penjaga Kelestarian Alam dan Ekonomi di Masa Depan

Ahad 23 Aug 2020 06:17 WIB

Rep: Muhammad Rizki Triyana/ Red: Wisnu Aji Prasetiyo

Maggot pengurai sampah organik.

Foto: Muhammad Rizki Triyana/RepublikaTV
EMBED
Maggot sangat berpotensi untuk mengurai sampah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Memiliki tagline membantu ekonomi kerakyatan berbasis kepedulian lingkungan, menjadi cikal bakal berdirinya Bank Sampah Maggot di Desa Ciseupan, Kabupaten Sukabumi. Secara tidak langsung tempat ini menjadi sarana edukasi dalam memelihara kelestarian alam serta keseimbangan untuk memenuhi laju perekonomian.

Hal ini pun terbukti, warga sekitar ikut ambil bagian dalam kegiatan di bank sampah itu sendiri. Seperti halnya penukaran sampah organik atau sampah rumah tangga untuk pembudidayaan Maggot Black Soldier Fly (Maggot BSF).

Direktur Bank Sampah Maggot Ade Pahrudin menjelaskan idenya membuat bank sampah ini bermula dari memadukan antara proses daur ulang sampah plastik dengan potensi maggot dalam mengurai sampah. Kala itu, bank sampah tidak banyak menerima sampah organik. Oleh karena itu, kegiatan penukaran sampah rumah tangga tersebut pun dilaksanakan dengan menukar sembako untuk memenuhi kebutuhan para warga. Berikut video lengkapnya.

 

 

Videografer & Video Editor | Muhammad Rizki Triyana

Dapatkan Update Berita Republika

 
 

BERITA LAINNYA