Sunday, 15 Zulhijjah 1442 / 25 July 2021

Sunday, 15 Zulhijjah 1442 / 25 July 2021

Trump Mau Arab Saudi Buka Hubungan Diplomatik dengan Israel

Kamis 20 Aug 2020 08:02 WIB

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Teguh Firmansyah

Dalam foto file 20 Maret 2018 ini, Presiden Donald Trump menunjukkan bagan yang menyoroti penjualan senjata ke Arab Saudi selama pertemuan dengan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman di Ruang Oval Gedung Putih di Washington. Kesepakatan antara Uni Emirat Arab dan Israel untuk menjalin hubungan diplomatik penuh datang sebagai kejutan kecil bagi mereka yang mengikuti nuansa politik Timur Tengah, dan dorongan pemerintah Trump yang hampir tunggal untuk menengahi kesepakatan semacam ini tanpa resolusi terlebih dahulu ke Konflik Israel-Palestina.

Dalam foto file 20 Maret 2018 ini, Presiden Donald Trump menunjukkan bagan yang menyoroti penjualan senjata ke Arab Saudi selama pertemuan dengan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman di Ruang Oval Gedung Putih di Washington. Kesepakatan antara Uni Emirat Arab dan Israel untuk menjalin hubungan diplomatik penuh datang sebagai kejutan kecil bagi mereka yang mengikuti nuansa politik Timur Tengah, dan dorongan pemerintah Trump yang hampir tunggal untuk menengahi kesepakatan semacam ini tanpa resolusi terlebih dahulu ke Konflik Israel-Palestina.

Foto: AP Photo/Evan Vucci
Trump memuji normalisasi hubungan UEA dan Israel.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berharap Arab Saudi dapat melakukan kesepakatan normalisasi hubungan dengan Israel, seperti yang dilakukan oleh Uni Emirat Arab (UEA). Dalam sebuah konferensi pers di Gedung Putih, Trump memuji normalisasi hubungan UEA dan Israel.

"Iya (saya mengharapkannya)," ujar Trump ketika ditanya apakah dia ingin Arab Saudi membuka hubungan diplomatik dengan Israel.

Kesepakatan normalisasi hubungan Israel-UEA tercapai setelah Presiden AS Donald Trump, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, dan Putra Mahkota UEA Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan melakukan pembicaraan via telepon. Di bawah kesepakatan tersebut, Israel setuju untuk menangguhkan rencana pencaplokan sebagian wilayah Tepi Barat.

Sejak kesepakatan normalisasi hubungan UEA-Israel diumumkan, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi mengatakan bahwa kerajaan tetap berkomitmen untuk berdamai dengan Israel berdasarkan Prakarsa Perdamaian Arab atau Arab Peace Initiative tahun 2002.

Ketika itu, Arab Saudi membuat inisiatif dengan menawarkan menormalisasi hubungan bersama Israel atas kesepakatan kenegaraan dengan Palestina, dan penarikan pasukan Israel secara penuh dari wilayah yang diduduki pada 1967.

Normalisasi hubungan UEA-Israel menandai ketiga kalinya negara Arab membuka hubungan diplomatik secara penuh dengan Israel. Negara Arab lainnya yang memiliki hubungan diplomatik dengan Israel adalah Mesir dan Yordania. UEA menjadi negara Teluk Arab pertama yang membuka hubungan diplomatik dengan Israel.

Trump mengatakan, UEA tertarik untuk membeli jet F-35 buatan Lockheed Martin yang digunakan oleh Israel. "Mereka punya uang dan mereka ingin memesan cukup banyak F-35," ujarnya.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA