Kamis 20 Aug 2020 00:28 WIB

Fenomena Bulan Hitam Disertai Planet Bercahaya Terang

Bulan Hitam terjadi saat bulan berada di posisi antara bumi dan matahari

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Nur Aini
Bulan (ilustrasi)
Foto: viajeislam.wordpress.com
Bulan (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tampilan bulan yang langka, Bulan Hitam, akan bisa terlihat di langit Rabu malam (19/8). Fenomena itu memungkinkan orang-orang untuk melihat bintang-bintang dan konstelasi yang biasanya tersembunyi di balik cahaya bulan.

Bulan Hitam akan terlihat di belahan bumi bagian utara. Bulan Hitam bisa terlihat dengan mata telanjang. Fenomena itu dinamakan Bulan Hitam karena bulan berada pada posisi di antara bumi dan matahari, sehingga tak ada cahaya matahari yang terefleksikan balik ke bumi.

Baca Juga

 

Bulan Hitam mulai muncul pada jam 3.41 pagi Waktu Musim Panas Britania (BST) pada Rabu, 19 Agustus 2020. Fase itu akan terus berlangsung hingga Rabu malam. Sekitar lima persen dari bulan sabit akan terlihat pada Kamis malam.

Selama fase Bulan Hitam ini terjadi, ada beberapa planet yang akan terlihat lebih terang dari sebelumnya. Seperti dilansir Independent, planet-planet ini akan lebih jelas terlihat karena tak terhalang oleh cahaya bulan.

Jupiter dan Saturnus akan bisa terlihat di langit tenggara, selama cuaca memungkinkan. Sedangkan Mars bisa terlihat di langit barat sekitar jam 22.00 BST pada Rabu malam, selama cuaca mendukung.

Neptunus dan Uranus juga bisa terlihat selama fase Bulan Hitam terjadi. Akan tetapi, dibutuhkan teropong atau teleskop untuk bisa melihat kedua planet itu. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement