Tuesday, 29 Zulqaidah 1443 / 28 June 2022

Libur Kemerdekaan, Bandara Catat Kenaikan Tertinggi

Rabu 19 Aug 2020 17:56 WIB

Rep: Abdurrahman Rabbani/ Red: Fuji Pratiwi

Calon penumpang lapor diri di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. Pergerakan penumpang pesawat mengalami lonjakan selama periode libur panjang 17 Agustus pada akhir pekan lalu.

Calon penumpang lapor diri di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. Pergerakan penumpang pesawat mengalami lonjakan selama periode libur panjang 17 Agustus pada akhir pekan lalu.

Foto: ANTARA/MUHAMMAD IQBAL
Kenaikan pergerakan pesawat juga diikuti dengan kenaikan penumpang.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Pergerakan penumpang pesawat mengalami lonjakan selama periode libur panjang 17 Agustus pada akhir pekan lalu. Tercatat pergerakan pesawat di Bandara Internasional Soekarno Hatta mencapai titik tertinggi selama pandemi Covid-19, yaitu mencapai 524 penerbangan.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin menyebut lalu lintas penerbangan di Bandara Soekarno Hatta mengalami kenaikan yang cukup drastis. Jumlah ini setara dengan 43,6 persen dari kapasitas yang ada yakni 1.200 penerbangan per hari.

Baca Juga

"Jumlah penumpang pesawat pada tanggal tersebut juga tertinggi sejak pandemi melanda, yaitu mencapai 45.745 penumpang," kata Awaluddin dalam keterangan yang diterima, Rabu (19/8).

Selain musim liburan, kenaikan ini menandakan pola perjalanan transportasi udara sudah mulai pulih kembali. Awaluddin berharap 500 penerbangan per hari menjadi angka psikologis terbaru di Bandara Soekarno Hatta.

Senior Manager Branch Communication and Legal Bandara Soekarno Hatta Febri Toga Simatupang, membenarkan pada libur kemerdekaan tembus di angka 524 penerbangan. Tercatat kenaikan pergerakan pesawat sekitar 10 persen atau 400 hingga 459 pesawat.

Kenaikan pergerakan pesawat juga diikuti dengan kenaikan penumpang. Pergerakan pesawat dan penumpang pada minggu ini merupakan angka tertinggi selama pandemi Covid-19 berlangsung.

"Untuk pergerakan penumpang juga meningkat. Tercatat pada Jumat lalu jumlah pergerakan penumpang sebanyak 47 ribu penumpang," kata Febri.

Ia pun berharap angka tersebut bisa terus meningkat untuk kenaikan di sektor pariwisata. Meski peningkatan pergerakan pesawat dan penumpanv terus diupayakan, pihak bandara juga tak lupa untuk terus menjamin protokol kesehatan secara ketat di setiap titik.

"Kita harap naik karena jumlah pariwisata yang harus kita genjot masih di angka 10 sampai dengan 15 persen, dalam dominasi usaha kepentingan pribadi dan bisnis," jelas Febri.

 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA