Rabu 19 Aug 2020 13:10 WIB

Gubernur Sumsel: Bantuan Subsidi Gaji Harus Tepat Sasaran

Terdapat total 1,9 juta pekerja aktif yang terdaftar di BPJAMSOSTEK se-Sumbagsel.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru
Foto: dok. Humas Pemprov Sumsel
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengingatkan bantuan langsung tunai berupa subsidi gaji ke para pekerja dari Kementerian Tenaga Kerja harus tetap sasaran karena dampak ekonomi penyebaran Covid-19 telah membuat ribuan pekerja dirumahkan.

“Adanya BLT untuk para pekerja ini sudah bagus, tapi dengan catatan jangan sampai salah sasaran. Seperti apa pendataannya, harus benar-benar diawasi,” kata Herman Deru di Palembang, Rabu (19/8).

Untuk itu, Pemprov Sumsel telah bekerjasama dengan BPJAMSOSTEK agar program ini tepat sasaran mengingat penerima bantuan harus menjadi peserta aktif program jaminan sosial bidang ketenagakerjaan.

“Kemungkinan dalam satu atau dua pekan ke depan, bantuan ini akan dicairkan oleh pemerintah,” kata dia.

Sebanyak 342 ribu pekerja di Sumatera Selatan berpotensi mengakses program subsidi gaji dari pemerintah sebesar Rp 600 ribu per bulan yakni selama empat bulan terhitung September 2020.

Deputi Direktur BP Jamsostek Wilayah Sumbagsel Arief Budiarto di Palembang, Rabu, mengatakan angka tersebut diperoleh berdasarkan data BPJAMSOSTEK Kantor Wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) untuk pekerja penerima upah dengan gaji di bawah Rp 5 juta per bulan.

Ratusan ribu peserta itu bekerja di berbagai sektor, mulai dari perkebunan, honorer hingga instansi swasta lainnya. “Pekerja tersebut merupakan peserta yang aktif hingga 30 Juni 2020. Dari jumlah tersebut ada sekitar 100 ribu pekerja yang data rekeningnya telah diteruskan ke Kementerian Tenaga Kerja,” kata dia.

Arief melanjutkan sementara sisanya masih dalam proses pendataan rekening oleh BPJAMSOSTEK. Penyisiran data yang dilakukan pihaknya juga mencakup, nama, alamat maupun NIK.

Menurutnya, terdapat total 1,9 juta pekerja aktif yang terdaftar di BPJAMSOSTEK se-Sumbagsel. Setelah melakukan penyisiran terdapat 893.778 tenaga kerja dengan upah di bawah Rp 5 juta di Sumsel, Jambi, Bengkulu, Lampung dan Bangka Belitung.

“Untuk wilayah Sumbagsel, progres pemutakhiran nomor rekening TK sudah mencapai 25 persen atau sebesar 222.053 TK,” kata dia.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement