Wednesday, 13 Safar 1442 / 30 September 2020

Wednesday, 13 Safar 1442 / 30 September 2020

Teks Proklamasi dan Pidato Soekarno 17 Agustus 1945

Rabu 19 Aug 2020 10:40 WIB

Rep: Kiki Sakinah/ Red: Karta Raharja Ucu

Teks asli Proklamasi

Teks asli Proklamasi

Foto: dok. Anri
Ada perbedaan antara teks proklamasi tulisan tangan dengan yang diketik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ir Soekarno dan Mohammad Hatta didesak membacakan proklamasi setelah Jepang menyerah dari Sekutu. Teks proklamasi pun disusun para tokoh, yakni Ir Soekarno, Drs Mohammad Hatta, dan Mr Ahmad Soebarjo. Konsep teks proklamasi ditulis oleh Soekarno sendiri. Sementara itu, di ruang lain hadir BM Diah, Sayuti Melik, Sukarni, dan Soediro.

Berikut isi Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang dibacakan oleh Soekarno dan Hatta pada 17 Agustus 1945:

PIDATO PROKLAMASI
Saudara-saudara sekalian!
Saya telah minta saudara hadir di sini untuk menyaksikan satu peristiwa maha penting dalam sejarah kita.
Berpuluh-puluh tahun kita bangsa Indonesia telah berjoang untuk kemerdekaan tanah air kita. Bahkan telah beratur-ratus tahun!
Gelombangnya aksi kita untuk mencapai perjoangan kita itu ada naiknya dan turunnya, tetapi jiwa kita tetap menuju ke arah cita-cita.
Juga di dalam jaman Jepang, usaha kita untuk mencapai kemerdekaan nasional tidak berhenti-henti. Di dalam jaman Jepang ini, tampaknya saja kita menyandarkan diri kepada mereka. Tetapi pada hakikatnya, tetap kita menyusun tenaga kita sendiri, tetap kita percaya kepada kekuatan sendiri.
Sekarang tibalah saatnya kita benar-benar mengambil nasib bangsa dan nasib tanah air di dalam tangan kita sendiri.
Hanya bangsa yang berani mengambil nasib dalam tangan sendiri, akan berdiri dengan kuatnya.
Maka kami, tadi malam telah mengadakan musyawarah dengan pemuka-pemuka rakyat Indonesia, dari seluruh Indonesia. Permusyawaratan itu seia sekata berpendapat, bahwa sekaranglah datang saatnya untuk menyatakan kemerdekaan kita.

Saudara-saudara! Dengan ini kami nyatakan kebulatan tekad itu.

Dengarkanlah proklamasi kami:


PROKLAMASI

Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia.

Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain diselenggarakan dengan cara seksama dan dalam tempoh yang sesingkat-singkatnya.


Jakarta, 17-8-1945

Atas nama bangsa Indonesia

Soekarno/Hatta

(Tanda tangan Soekarno)

(Tanda tangan Hatta)


Demikianlah saudara-saudara!

Kita sekarang telah merdeka!

Tidak ada satu ikatan lagi yang mengikat tanah air kita dan bangsa kita!

Mulai saat ini kita menyusun Negara kita! Negara Merdeka, Negara Republik Indonesia, mereka kekal abadi.

Insya Allah, Tuhan memberkati Kemerdekaan kita itu.

Terdapat perbedaan antara teks naskah Proklamasi Klad dan Autentik. Isi naskah Proklamasi klad adalah asli tulisan tangan sendiri Soekarno sebagai pencatat, dan merupakan hasil gubahan (karangan) oleh Hatta dan Soebardjo. Adapun isi naskah Proklamasi Otentik adalah hasil ketikan oleh Sayuti Melik, tokoh pemuda yang kala itu ikut andil dalam persiapan proklamasi.

Selain itu, naskah Proklamasi Klad tidak ditandatangani, sedangkan pada naskah Otentik sudah ditandatangani oleh Soekarno dan Hatta. Di dalam teks naskah Proklamasi Otentik juga sudah mengalami beberapa perubahan. Di antaranya, kata 'Proklamasi' diubah menjadi 'PROKLAMASI', kata 'Hal2' diubah menjadi 'Hal-hal', kata 'tempoh' diubah menjadi 'tempo', kata "Djakarta, 17-8-'45" dubah menjadi "Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 45", dan kata "Wakil2 bangsa Indonesia" diubah menjadi "Atas nama bangsa Indonesia".

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA