Wednesday, 17 Syawwal 1443 / 18 May 2022

Akumindo Apresiasi Sertifikasi Halal Gratis untuk UMK

Senin 17 Aug 2020 20:30 WIB

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Fuji Pratiwi

Pengusaha Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menunjukkan produk makanan olahan udang di Desa Tumpok Tengoh, Lhokseumawe, Aceh, pekan lalu (ilustrasi). Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) mengapresiasi kebijakan bebas biaya sertifikasi halal bagi Usaha Mikro dan Kecil dengan omzet usaha di bawah Rp 1 miliar.

Pengusaha Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menunjukkan produk makanan olahan udang di Desa Tumpok Tengoh, Lhokseumawe, Aceh, pekan lalu (ilustrasi). Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) mengapresiasi kebijakan bebas biaya sertifikasi halal bagi Usaha Mikro dan Kecil dengan omzet usaha di bawah Rp 1 miliar.

Foto: ANTARA/Rahmad
Pembebanan biaya pada pelaku UMK menyulitkan meski dengan biaya rendah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) mengapresiasi kebijakan bebas biaya sertifikasi halal bagi Usaha Mikro dan Kecil dengan omzet usaha di bawah Rp 1 miliar. Ketua Umum Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) Muhammad Ikhsan Ingratubun menyampaikan keputusan tersebut sangat positif.

"Kami menyambut baik kebijakan tersebut, karena dapat meningkatkan nilai jual produk dengan berlabel halal," kata Ikhsan kepada Republika, Senin (17/8).

Baca Juga

Sertifikasi halal akan membawa banyak manfaat bagi pelaku usaha dengan modal usaha rendah. Ia berharap aksesnya akan dipermudah, disebarkan secara luas, dan proses administrasi yang cepat.

Ikhsan mengatakan permintaan untuk sertifikasi halal gratis sudah dilayangkan sejak lama oleh Akumindo. Pembebanan biaya pada pelaku usaha mikro dan kecil disebut akan menyulitkan meski dengan biaya rendah.

"Saat ini pembebanan biaya sudah tidak ada kami sambut ini sangat positif, tinggal cepat dilaksanakan," kata Ikhsan.

Ikhsan mengatakan ada sekitar 90 persen dari total UMKM sekitar 63 juta usaha di Indonesia yang berpotensi menikmati kebijakan ini. Sebanyak 90 persen dari total UMKM terdiri dari usaha mikro dan kecil. Ia berharap setelah menyematkan label halal, produk UMK bisa bernilai omzet lebih tinggi.

 

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA