Tuesday, 13 Jumadil Akhir 1442 / 26 January 2021

Tuesday, 13 Jumadil Akhir 1442 / 26 January 2021

Dirjenpas Harap Napi Terima Remisi Bisa Mandiri 

Senin 17 Aug 2020 19:09 WIB

Red: Ratna Puspita

Ilustrasi Remisi. Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI Reinhard Silitonga mengharapkan kepada para narapidana yang menerima remisi umum (RU II) atau langsung bebas di Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-75 Kemerdekaan RI Tahun 2020 bisa menerapkan bekal kemandiriannya di tengah masyarakat.

Ilustrasi Remisi. Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI Reinhard Silitonga mengharapkan kepada para narapidana yang menerima remisi umum (RU II) atau langsung bebas di Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-75 Kemerdekaan RI Tahun 2020 bisa menerapkan bekal kemandiriannya di tengah masyarakat.

Foto: Pixabay
Dirjenpas harap pembinaan kemandirian di lapas jadi bekal kembali ke masyarakat.

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI Reinhard Silitonga mengharapkan kepada para narapidana yang menerima remisi umum (RU II) atau langsung bebas di Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-75 Kemerdekaan RI Tahun 2020 bisa menerapkan bekal kemandiriannya di tengah masyarakat. Sebanyak 119.175 narapidana dan anak menerima pada peringatan Hari Ulang Tahun Ke-75 RI.

"Jadi latihan dan pembinaan kemandirian yang didapat selama di lapas, kita harap bisa menjadi bekal usaha mereka ketika kembali ke tengah masyarakat," kata Reinhard Silitonga usai mengikuti acara pemberian remisi skala nasional yang digelar terpusat di Lapas Kelas IIA Mataram, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat, Senin (17/8).

Reinhard beserta rombongan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kemenkumham RI datang ke NTB mewakili acara pemberian remisi atau pengurangan masa hukuman di Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-75 Kemerdekaan RI Tahun 2020. Acara yang digelar secara virtual untuk skala nasional dan terpusat di NTB ini dipimpin langsung Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna Laoly langsung dari Jakarta.

Baca Juga

Secara nasional, narapidana yang menerima remisi umum (RU) II atau bebas langsung sebanyak 1.438 orang. Kemudian sisanya, 117.737 narapidana menerima pengurangan masa hukuman atau masuk dalam penerima RU I dengan besarannya bervariasi mulai dari satu hingga enam bulan.

Pemberian remisi kepada narapidana telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 12/1995 tentang Pemasyarakatan, PP Nomor 99/2012, Keputusan Presiden Nomit 174/1999, serta Peraturan Menteri Nomor 3/2018 tentang pemberian Remisi kepada Warga Binaan Pemasyarakatan. "Intinya kalau dia belum termasuk dalam PP 99, itu (remisi) dapat dilakukan, begitu juga yang hukumannya di bawah lima tahun. PP 99 itu adalah lima tahun ke atas atau yang dikategorikan sebagai bandar," ujarnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA