Sunday, 28 Syawwal 1443 / 29 May 2022

Microsoft Tertarik Beli Unit Bisnis TikTok di Inggris

Senin 17 Aug 2020 12:31 WIB

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Nidia Zuraya

(Foto: ilustrasi aplikasi TikTok)

(Foto: ilustrasi aplikasi TikTok)

Foto: Pixabay
Pemerintah Inggris mengatakan tidak ada rencana untuk memblokir TikTok.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Microsoft Corp sedang tertarik untuk membeli operasional TikTok di Inggris juga, setelah mencoba memperluas kepemilikan atas operasional di Amerika Serikat, Kanada, Australia, dan Selandia Baru. Fox Business Network mengutipnya dari seorang bankir yang tidak disebutkan namanya. 

"Masih belum jelas apakah induk TikTok di China, ByteDance Ltd. ingin menjual unit Inggris atau memang sudah ada tawaran resmi yang dibuat," kata bankir tersebut.

Baca Juga

Awal Agustus, pemerintah Inggris mengatakan tidak ada rencana untuk memblokir platform ByteDance. TikTok saat ini sedang bersiap untuk memindahkan markas utamanya dari AS ke London, sambil menunggu pernyataan dukungan dari pemerintah Inggris.

Presiden AS Donald Trump sendiri telah secara formal memerintahkan pemilik TikTok di China untuk menjual unit dan asetnya di AS. Microsoft masih dalam pembicaraan untuk pembeliannya beserta dengan unit Australia, Kanada, dan Selandia Baru dengan tenggat waktu 15 September 2020.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA