Ahad 16 Aug 2020 10:51 WIB

Ribuan Orang di Depok Sudah Ikut Swab Test Covid-19

Pemkot Depok masih memprioritaskan pemeriksaan untuk kasus suspek dan kontak erat.

Rep: Rusdy Nurdiansyah/ Red: Endro Yuwanto
Wali Kota Depok, Mohammad Idris (kiri)
Foto: Istimewa
Wali Kota Depok, Mohammad Idris (kiri)

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok Mohammad Idris mengungkapkan, data Swab Test Covid-19 di Kota Depok, hingga 13 Agustus 2020 berjumlah 7.209 orang. Jumlah ini bersifat fluktuatif dan bisa bertambah setiap harinya.

"Saat ini kami masih memprioritaskan pemeriksaan untuk kasus suspek dan kontak erat, akan tetapi sudah direncanakan untuk peningkatan swab test yang disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah yang dimiliki," ujar Idris dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id, Ahad (16/8).

Menurut Idris, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar), dan instansi lain yang memberikan bantuan pemeriksaan swab.

Untuk lokasi swab test, saat ini dapat dilakukan di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Depok karena telah terakreditasi untuk melaksanakan pemeriksaan tersebut secara mandiri. Termasuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok.

"Upaya memperluas jangkauan pemeriksaan swab test, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok pun telah bekerja sama dengan RS Universitas Indonesia dan RS BRIMOB," jelas Idris.

Berdasarkan data perkembangan kasus Covid-19, jumlah pasien sembuh sebanyak 1.113 orang atau 72,84 persen dari seluruh kasus konfirmasi positif yang ada.

"Sementara kasus konfirmasi positif bertambah sebanyak 12 orang sehingga totalnya menjadi 1.528 orang. Untuk pasien yang meninggal dunia, yakni 55 orang atau 3,60 persen," pungkas Idris.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement