Friday, 8 Safar 1442 / 25 September 2020

Friday, 8 Safar 1442 / 25 September 2020

Tambah Tiga Meninggal, Total Kematian Covid-19 di Sumut 244

Ahad 16 Aug 2020 02:50 WIB

Red: Andri Saubani

Staf laboratorium RS Prima Husada Cipta Medan mengambil sampel swab laboratorium Biomolekuler PCR di RS PHC Medan, Kamis (11/6).  PT Prima Husada Cipta Medan merupakan anak perusahaan  Pelindo 1, yang membawahi  dan menjadi rumah sakit BUMN Pertama di Sumatera Utara yang dapat melakukan pemeriksaan  menggunakan metode Swab PCR untuk Covid-19

Staf laboratorium RS Prima Husada Cipta Medan mengambil sampel swab laboratorium Biomolekuler PCR di RS PHC Medan, Kamis (11/6). PT Prima Husada Cipta Medan merupakan anak perusahaan Pelindo 1, yang membawahi dan menjadi rumah sakit BUMN Pertama di Sumatera Utara yang dapat melakukan pemeriksaan menggunakan metode Swab PCR untuk Covid-19

Foto: Dok Pelindo 1
Total pasien positif Covid-19 di Sumut sebanyak 5.622 orang.

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN --  Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumatera Utara (Sumut) menyatakan sebanyak tiga orang pasien terkonfirmasi Covid-19 di Medan, meninggal dunia, Sabtu (15/8). Sehingga, total yang meninggal di Sumut menjadi 244 orang.

"Para Jumat ada tiga orang juga yang meninggal dari Kota Medan dari total empat orang. Sedangkan Sabtu, ada tiga orang lagi meninggal, " ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GPP) Covid-19 Sumut, Mayor Kes dr Whiko Irwan di Medan, Sabtu (16/8).

Beberapa hari terakhir, pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia terus bertambah. Pada Kamis (13/8), total jumlah pasien positif Covid- 19 yang meninggal masih 237 orang, kemudian menjadi 241 di hari Jumat dan Sabtu, 15 Agustus menjadi 244 orang.

Jumlah pasien meninggal dunia sejalan dengan terjadinya terus peningkatan pasien positif. Pada Sabtu, pasien positif sebanyak 5.622 orang setelah ada penambahan jumlah pasien terpapar virus Corona itu sebanyak 195 orang.

Untuk jumlah suspek (pasien dalam pengawasan/PDP) berjumlah 524 orang atau turun dari sebanyak 569 orang pada Jumat.

"Ada penurunan jumlah pasien suspek di Sabtu, setelah Jumat bertambah 34 menjadi 569 orang dari 535 orang posisi Kamis, " ujar Whiko.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA