Saturday, 2 Safar 1442 / 19 September 2020

Saturday, 2 Safar 1442 / 19 September 2020

10 Daerah di Sumbar Alami Penambahan Positif Covid-19

Jumat 14 Aug 2020 18:35 WIB

Rep: Febrian Fachri/ Red: Yudha Manggala P Putra

Pengecekan pasien dengan metode polymerase chain reaction atau PCR (ilustrasi).

Pengecekan pasien dengan metode polymerase chain reaction atau PCR (ilustrasi).

Foto: AP Photo/Gerald Herbert
Terdapat tambahan 42 orang dinyatakan positif Covid-19 di Sumbar.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumatera Barat Jasman Rizal mengatakan hari ini, Jumat (14/8) terdapat tambahan 42 orang dinyatakan positif Covid-19. Sebanyak 42 orang ini berasal dari 10 daerah kabupaten kota.

"Hari ini ada 42 orang yang berasal dari 10 daerah di Sumbar," kata Jasman.

Jasman merinci dari 42 orang tersebut adalah 19 orang dari Kota Padang, 4 orang dari Kabupaten Tanah Datar, 2 orang dari Kabupaten Solok, 1 orang dari Kota Solok, 6 orang dari Kabupaten Padang Pariaman. 1 orang dari kota Pariaman, 2 orang dari Kota Bukittinggi, 4 orang dari Kabupaten Agam dan 1 orang dari Kota Sawahlunto.

Hasil positif 42 orang ini dinyatakan usai pemeriksaan sampel swab Tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso sejak kemarin sampai dini hari. Di mana total tim lab memeriksa sebanyak 1.602 sampel.

Selain menemukan 42 orang positif, pemeriksaan lab juga menhyatakan ada 15 orang sudah sembuh dari positif covid-19.

Total kasus positif covid-19 di Sumbar sampai hari ini sebanyak 1.299 orang.  Dengan rincian dirawat di berbagai rumah sakit 128 orang atau 9,9 persen, isolasi mandiri 216 orang atau 16,6 persen, isolasi daerah 13 orang atau 1 persen, isolasi BPSDM 35 orang atau 2,7 persen, meninggal dunia 38 orang atau 2,9 persen dan sudah sembuh 869 orang atau 67,9 persen.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA