Thursday, 7 Safar 1442 / 24 September 2020

Thursday, 7 Safar 1442 / 24 September 2020

Gunung Sinabung Semburkan Debu Hingga 2.100 Meter

Jumat 14 Aug 2020 18:12 WIB

Red: Ani Nursalikah

Gunung Sinabung Semburkan Debu Hingga 2.100 Meter. Sejumlah pengendara melintas di Jalan Karo-Langkat dengan latar belakang Gunung Sinabung yang menyemburkan material vulkanik di Desa Kutarayat, Naman Teran, Karo, Sumatera Utara, Kamis (13/8/2020). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan Gunung Sinabung berstatus level III atau siaga dan meminta masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di desa yang telah direlokasi.

Gunung Sinabung Semburkan Debu Hingga 2.100 Meter. Sejumlah pengendara melintas di Jalan Karo-Langkat dengan latar belakang Gunung Sinabung yang menyemburkan material vulkanik di Desa Kutarayat, Naman Teran, Karo, Sumatera Utara, Kamis (13/8/2020). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan Gunung Sinabung berstatus level III atau siaga dan meminta masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di desa yang telah direlokasi.

Foto: ANTARA/Sastrawan Ginting
Saat ini Gunung Sinabung berada pada status Level III (Siaga).

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karo menyatakan Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatra Utara kembali menyemburkan debu vulkanik setinggi 2.100 meter di atas puncak atau sekitar 4.560 meter di atas permukaan laut, Jumat (14/8) sekitar pukul 10.30 WIB.

Baca Juga

"Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang condong ke arah tenggara dan selatan," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Karo Natanail Perangin-angin saat dihubungi Antara dari Medan, Jumat.

Ia menyebutkan, berdasarkan informasi Kementerian ESDM Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung, erupsi Gunung Sinabung itu terekam melalui seismogram dengan amplitudo maksimum 64 mm dan durasi lebih kurang 1 menit 40 detik.

"Saat ini Gunung Sinabung berada pada status Level III (Siaga) dengan rekomendasi warga maupun petani agar tidak melakukan aktivitas di desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius 3 km dari Puncak Gunung Sinabung. Kemudian radius sektoral 5 km untuk sektor selatan-timur, dan 4 km untuk sektor timur-utara," katanya.

Sebelumnya, Gunung Sinabung pada Kamis (13/8) sekitar pukul 06.07 WIB kembali erupsi dan menyemburkan debu vulkanik. Erupsi Sinabung mencapai ketinggian kolom abu kurang lebih 1.000 meter di atas puncak atau kurang lebih 3.460 meter di atas permukaan laut. Kolom mabu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang condong ke arah timur, tenggara, dan selatan.

Erupsi tersebut terekam seismogram dengan amplitudo maksimum 15 mm dan durasi lebih kurang 11 menit 59 detik. Wilayah yang terdampak abu vulkanik Gunung Sinabung yakni Kecamatan Naman Teran, Kecamatan Berastagi, Kecamatan Dolat Rayat, dan Kecamatan Merdeka.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA