Jumat 14 Aug 2020 00:02 WIB

Bupati Bogor Resmikan Jembatan Penghubung Ciseeng-Rumpin

Jembatan yang membentang di atas Sungai Cisadane itu memiliki panjang 80 meter.

Sejumlah anak bermain di jembatan yang baru selesai dibangun di perbatasan antara Kecamatan Rumpin dan Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (13/8/2020). Jembatan baru tersebut menggantikan keberadaan jembatan lama yang kontruksinya sudah lapuk sehingga diharapkan mobilitas warga dapat lebih mudah dan lancar.
Foto: ANTARA/Yulius Satria Wijaya
Sejumlah anak bermain di jembatan yang baru selesai dibangun di perbatasan antara Kecamatan Rumpin dan Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (13/8/2020). Jembatan baru tersebut menggantikan keberadaan jembatan lama yang kontruksinya sudah lapuk sehingga diharapkan mobilitas warga dapat lebih mudah dan lancar.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Bupati Bogor Ade Yasin meresmikan Jembatan Gerendong, yang menjadi penghubung Kecamatan Ciseeng dan Rumpin Kabupaten Bogor Jawa Barat, Kamis (13/8). "Jembatan lama panjangnya 60 meter dan lebar lima meter. Karena sudah ada jembatan baru, jadi pengendara tidak perlu lagi berbagi jalan. Karena sekarang sudah ada dua jembatannya,” ujarnya usai peresmian.

Jembatan yang membentang di atas Sungai Cisadane itu memiliki panjang 80 meter dan lebar tujuh meter. Dibangun menggunakan anggaran daerah senilai Rp 17 miliar, dengan waktu pengerjaan selama 102 hari.

Baca Juga

Pekerjaan yang semestinya selesai pada Desember 2019 itu, terpaksa tertunda lantaran menjelang akhir 2019 sebagian jembatan yang sedang dikerjakan tergerus banjir bandang Sungai Cisadane. “Memang sempat tertunda karena kejadian bencana alam. Sekarang sudah diresmikan dan bisa dilalui kembali seperti biasa. Kami bersyukur bisa menyelesaikannya di tengah pandemi seperti saat ini,” kata Ade Yasin.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor, Soebiantoro yang juga hadir dalam peresmian menyebutkan bahwa Jembatan Gerendong sudah dalam kondisi aman dan siap dilalui. “Peresmiannya harusnya dari beberapa bulan lalu. Tapi, harus melewati uji beban dulu selama tiga bulan, dan sudah dinyatakan layak,” kata pria yang akrab disapa Bibin itu.

Dalam pembangunan jembatan ini, kata dia, memakan dua bidang tahan milik warga yang dibebaskan pemerintah dengan total luas 1.294 meter persegi serta lima unit bangunan di sekitarnya.

 

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement